BREAKING NEWS
 

Regenerasi Dan Konsolidasi Kader Jadi Fokus Kongres Muslimat NU XVIII

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : FAQIH MUBAROK
Senin, 27 Januari 2025 12:41 WIB
Ketua PW Muslimat NU DKI Jakarta, Hizbiyah Rochim saat Muslimat NU Jakarta Leadership Training, Minggu (26/1/2025). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Regenerasi adalah keniscayaan dalam sebuah organisasi. Begitu pula di lingkungan Muslimat NU yang akan menggelar Kongres XVIII di Surabaya (11-16 Februari 2025).

Dalam ajang kongres yang akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto itu, Ketua PW Muslimat NU DKI Jakarta, Hizbiyah Rochim mendorong adanya regenerasi di kepengurusan pasca-kongres.

"Kongres adalah ajang tertinggi dalam organisasi yang dilakukan secara berkala. Di ajang ini kami berharap kader-kader muda Muslimat yang tersebar di berbagai tempat bisa muncul dan didukung oleh konstituen kongres, sehingga bisa melanjutkan estafet kepemimpinan di organisasi," ujar Hizbiyah di sela-sela acara Muslimat NU Jakarta Leadership Training, Minggu (26/1/2025).

Saat ditanya siapa saja tokoh muda yang potensial untuk mengisi posisi penting di Muslimat pasca-Kongres XVIII nanti, jawaban Hizbiyah normatif.

Baca juga : Industri Manufaktur Konsisten Jadi Penyumbang Utama Ekspor RI

Menurutnya, Muslimat NU memiliki banyak kader mumpuni dan multi talenta di berbagai bidang. Ia menyebut sejumlah kader yang layak menjadi ketua umum Muslimat NU.

Di antaranya Siti Aniroh Slamet Effendy, Ulfah Mashfufah, Zannuba Arifah Chafsoh Wahid, Arifah Choiri Fauzi.

Adsense

"Masih banyak yang lainnya," ungkap Hizbiyah.

Ia menyebut, kongres sebagai ajang regenerasi organisasi juga bisa menjadi ajang konsolidasi kader. Pelatihan kepemimpinan ini dilakukan dalam rangka menyambut Kongres Muslimat NU XVIII di Surabaya yang rencananya akan dihadiri Prabowo.

Baca juga : HUT Ke-18 Hanura Jadi Ajang Konsolidasi Kader Pasca Pemilu

"Tujuan kegiatan ini adalah sebagai ajang silaturahim dan konsolidasi sumber daya manusia (SDM). Serta menjadi wadah pengkaderan untuk mencetak para pemimpin Muslimat NU di setiap jenjang agar mereka siap terjun di tengah-tengah masyarakat," jelasnya.

Muslimat NU sendiri sudah menjajaki kerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga mengenai pendidikan, kesehatan, dan gizi untuk menjadi legacy pengurus berikutnya.

"Ke depan tantangan akan semakin berat. Semoga kader muda Muslimat bisa menyiapkan kompetensi masing-masing untuk memenangkan persaingan," tandas Hizbiyah.

Kegiatan yang berkolaborasi dengan BAZNAS DKI Jakarta ini diikuti oleh perwakilan dari PC Muslimat NU se-Jakarta (Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu).

Baca juga : Mengenal Dana White, Sosok Penting di Balik Kesuksesan Besar UFC

Siti Aniroh Slamet Effendy, mewakili PP Muslimat NU, mengapresiasi kegiatan ini sebagai ruang untuk menciptakan kader-kader andal yang siap melakukan dakwah dan penguatan nilai-nilai ahlussunnah waljamaah.

Pelatihan ini juga bisa menjadi pemicu agar Muslimat NU DKI Jakarta dapat hadir di ruang-ruang digital dalam menjalankan aktivitasnya ke depan. "Semoga acara seperti ini bisa dilakukan secara berkala," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense