RM.id Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) berhasil mempertahankan dua sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001:2016 yang dikeluarkan PT Garuda Sertifikasi Indonesia.
Ketua Baznas, KH. Noor Achmad bersyukur atas pencapaian Baznas sehingga mampu mempertahankan dua prestasi tersebut.
"Baznas terus memperkuat prinsip 3A, Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI dalam melakukan pengelolaan zakat, infak dan sedekah (ZIS) yang dititipkan oleh para muzaki kepada Baznas," kata KH. Noor Ahmad di Kantor Baznas, Matraman, Jakarta, Kamis (6/2/2025).
Noor menyampaikan penghargaan ini menandai pihaknya dinilai komitmen dalam mengawasi dan mengoptimalkan manajemen internal ZIS.
Noor menegaskan, sebagai lembaga pengelolaan zakat nasional, Baznas terus berkomitmen menyempurnakan manajemen sesuai dengan standar ISO 9001:2015 dan 37001:2016.
Baca juga : Perkuat Teknologi Dan Ekonomi, Unika Atma Jaya Kukuhkan 2 Guru Besar
Katanya, hal ini bertujuan agar pengelolaan zakat dapat berjalan secara efektif, efisien, dan terpercaya.
“Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 merupakan sistem manajemen yang mengarahkan dan mengendalikan organisasi berkaitan dengan kualitas, manajemen mutu, dan menjamin pelayanan jasanya memenuhi persyaratan mutu pelanggan serta mematuhi peraturan yang berlaku dalam jasa tersebut,” tambah Noor.
Noor bilang, Sertifikasi Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001:2016 merupakan komitmen dan sekaligus memastikan pengelolaan zakat di Baznas dilaksanakan dengan akuntabel dan transparan, serta mencegah korupsi dan anti suap di lingkungan Baznas.
"Baznas memperoleh Sertifikat ISO 37001:2016 setelah dilaksanakan audit resertifikasi dengan lingkup Layanan Pengelolaan Zakat, Pengumpulan, Pendistribusian dan Pendukungnya oleh Badan Sertifikasi Garuda Sertifikasi Indonesia yang berkantor Pusat di Denpasar Bali," ucapnya.
Kiai Noor juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pimpinan Baznas, amilin dan amilat, serta seluruh pihak atas upaya bersama dalam mempertahankan dua sertifikat ISO ini.
Baca juga : Lewat Layanan Terintegrasi, Elnusa Pacu Pertumbuhan Sektor Migas
Di kesempatan sama, perwakilan PT Garuda Sertifikasi Indonesia Eko Sutrisno mengapresiasi dua sertifikasi ISO yang dipertahankan Baznas.
Hal ini menjadi bukti komitmen Baznas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga kualitas, dan terus berinovasi dalam menjawab tuntutan zaman.
"Selamat kepada Baznas yang mempertahankan dua sertifikat ISO. Ini menjadi acuan bahwa ternyata kepercayaan publik ini tetap dipertahankan oleh Baznas, dan menjadi pioner bagi seluruh LAZ di seluruh Indonesia bahkan di kawasan regional. Baznas telah berani menerapkan ISO Anti Penyuapan," tutur Eko.
Eko berharap, Baznas dapat terus mempertahankan capaian ini dan bisa merambah ke Baznas daerah secara lebih luas sehingga kepercayaan masyarakat, transparansi dan akuntabilitas dapat terjaga.
Untuk diketahui, BAZNAS memperoleh sertifikat ISO pertama yaitu ISO 9001:2008 tahun 2018 dengan nomor QS 3354 dari Badan Sertifikasi WQA-APAC. Pada 2012 – 2016, BAZNAS RI mempertahankan sertifikasi ISO 9001:2008 dari Badan Sertifikasi WQA. Pada 2017 – 2022, BAZNAS RI memperoleh sertifikat versi terbaru yaitu ISO 9001 : 2015 dari Badan Sertifikasi WQA – APAC.
Baca juga : 100 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo, Indeks Kepercayaan Industri Makin Membaik
Pada 2023 sampai dengan saat ini, BAZNAS RI memperoleh sertifikat dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia. Sementara ISO 37001;2016, BAZNAS melakukan kick off SMAP pada 2019.
Tahun 2020 – 2022, BAZNAS RI mendapatkan sertifikat dari Badan sertifikasi PT Mutu Agung dengan Lingkup Direktorat Operasi. Pada 2023 sampai saat ini mendapatkan sertifikat dari Badan Sertifikasi oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia dengan lingkup seluruh unit kerja.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.