BREAKING NEWS
 

Siap Retreat Tapi Masih Tunggu Arahan

Pram Dan 44 Kepala Daerah Dari PDIP Ngumpul Di Magelang

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : SISWANTO
Minggu, 23 Februari 2025 08:35 WIB
Sebanyak 55 kepala daerah dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berkumpul di sebuah kafe di Kota Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (22/2/2025). (F0to: Puji Hartono/sindonews.com)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hari pertama retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, 45 kepala daerah dari PDIP termasuk Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung belum menghadiri retreat. Namun, para kader banteng ini sudah kumpul di Magelang, Jawa Tengah. Mereka masih menunggu instruksi Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, kapan mereka bisa masuk markas Akmil untuk mengikuti retreat.

Sabtu (22/2/2025), sekitar pukul 3 sore, Pramono Anung bersama 44 kepala daerah dari PDIP berkumpul di sebuah kafe di kawasan Cacaban. Kafe tersebut hanya berjarak sekitar dua kilometer dari kompleks Akmil.

Pertemuan ini digelar untuk menerima arahan dari Pramono Anung, kader senior PDIP yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Jakarta. Sejumlah tokoh tampak hadir, di antaranya Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, dan Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo. Menariknya, beberapa dari mereka sudah mengenakan pakaian dinas harian Satpol PP sebagaimana protokol seragam retreat.

Hasto Wardoyo membeberkan isi pertemuan tersebut. Kata dia, Pramono Anung hadir sebagai calon peserta retreat sekaligus kader senior yang telah berkomunikasi dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait agenda ini. 

Baca juga : Nusron Pegang Alasan Kuat

Kata Hasto, Pramono menyampaikan para kepala daerah dari PDIP akan tetap mengikuti retreat. Namun, kapan para kepala daerah PDIP bisa bergabung, kata dia, jadwal pelaksanaannya masih akan diatur lebih lanjut.

“Pada prinsipnya kami semua siap mengikuti retreat. Kami sudah ada di Magelang, dan siap berangkat sewaktu-waktu,” kata Hasto.

Sebagai bukti kesungguhan, lanjut Hasto, para kepala daerah dari PDIP sudah mengenakan seragam. Bahkan koper sudah masuk di kompleks Akmil.

“Ini sudah menunjukkan bahwa kami punya kesungguhan yang tinggi,” kata Hasto.

Baca juga : Banyak Anak Yang Ingin Cepat Dapat Makan Bergizi

Selain ke Mega, kata Hasto, Pram juga mewakili kepala daerah PDIP untuk berkomunikasi dengan pemerintah serta pihak penyelenggara retreat di Magelang untuk memastikan kelancaran agenda tersebut. Namun, hingga kini belum ada kepastian kapan mereka akan masuk ke Akmil.

Saat dimintai tanggapan mengenai adanya kader PDIP yang telah ikut retreat di Akmil, Hasto enggan berkomentar. Dia menyerahkan kewenangan terkait nasib para kader tersebut kepada pimpinan pusat PDIP. “Saya tidak punya kewenangan,” kata Hasto.

Di lokasi yang sama, Masinton Pasaribu menegaskan, puluhan kepala daerah dari PDIP siap mengikuti retreat. “Waktunya kapan, insya Allah dalam satu dua hari ini kami bisa bergabung,” ujar Masinton.

Ia menjelaskan, keputusan tersebut telah dikomunikasikan dengan pemerintah maupun Megawati yang sebelumnya menginstruksikan agar kader partainya menunda keberangkatan ke retreat.

Baca juga : NasDem Bangun Kesadaran Kolektif Hadapi Pemilu 2029

“Instruksi itu kan bukan dilarang mengikuti retreat, tapi kita menunda begitu ya. Menunda itu kan bukan berarti tidak, mungkin sampai ada informasi lanjut kan begitu,” ucap Masinton.

Adsense

Lebih lanjut, dia pun mengungkap alasan para kepala daerah dari PDIP belum bisa bergabung ke retreat meski sudah berkumpul di Magelang. Dia mengatakan sebetulnya masih ada dari rekan-rekannya yang juga belum sampai di Magelang.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense