Sebelumnya
“Beberapa masih di beberapa kota sekitaran sini ya. Belum semua bergabung di Magelang, ada yang masih di Yogya, ada yang masih di Semarang,” bebernya.
Sementara itu, Wamendagri Bima Arya memastikan pihaknya masih menunggu kepala daerah yang belum hadir di Akmil Magelang. Terutama 47 kepala daerah yang tidak ada kabar.
“Kami masih menunggu karena baru saja dimulai substansi materinya,” kata Bima.
Bima tidak membeberkan batas waktu. Pihaknya menyesuaikan perkembangan. Menurut dia, Mendagri Tito Karnavian juga akan memberikan arahan.
Baca juga : Nusron Pegang Alasan Kuat
Mantan Walikota Bogor dua periode ini mengatakan retreat ini sangat penting untuk diikuti setiap kepala daerah. Kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun chemistry antara pusat dengan daerah, dan sesama kepala daerah.
Namun, jika masih tidak bisa bergabung juga, Bima tidak akan mempermasalahkannya. Pihaknya juga sedang menimbang untuk membuka gelombang kedua retreat kepala daerah. Gelombang kedua itu diselenggarakan bagi kepala daerah yang pelantikannya masih menunggu sengketa hasil Pilkada di Mahkamah Konstitusi.
Seperti diketahui, sebanyak 450 kepala daerah tercatat hadir untuk mengikuti retreat di Akmil Magelang selama sepekan. Sedangkan 53 kepala daerah diketahui absen, 6 orang izin dan 47 lainnya tidak diketahui alasannya.
Bima Arya mengimbau kepada kepala daerah yang berhalangan hadir untuk mengirim wakil kepala daerahnya dalam retreat tersebut. Jika wakil kepala daerahnya masih berhalangan, Kemendagri meminta agar kepala daerah mengutus sekretaris daerah untuk mengikuti acara retreat tersebut.
Baca juga : Banyak Anak Yang Ingin Cepat Dapat Makan Bergizi
Sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menginstruksikan para kepala daerah yang diusung partainya untuk menunda menghadiri acara pembekalan atau retret yang dijadwalkan berlangsung pada 21-28 Februari 2025 di Akmil Magelang.
Dalam surat resmi yang ditandatangani pada Kamis (20/2), Megawati meminta para kepala daerah dan wakilnya menunda keberangkatan mereka. Bagi yang sudah dalam perjalanan menuju Magelang, diminta untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum.
Instruksi tersebut dikeluarkan Megawati setelah mencermati dinamika politik nasional yang berkembang pada Kamis (20/2). Terutama setelah penahanan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto oleh KPK. Megawati juga menginstruksikan para kepala daerah PDIP untuk tetap berkomunikasi aktif dengan DPP PDIP guna mengikuti perkembangan politik nasional.
“Tetap berada dalam komunikasi aktif dan stand by commander call,” tegasnya.
Baca juga : NasDem Bangun Kesadaran Kolektif Hadapi Pemilu 2029
Meskipun ada instruksi dari Mega, tiga kepala daerah PDIP tetap memutuskan hadir mengikuti retreat di Magelang. Mereka adalah Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, Bupati Malang Sanusi, dan Bupati Blitar Rijanto. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.