BREAKING NEWS
 

Munas Diskors, Akhmad Muqowam Tegaskan Masih Ketum PB IKA PMII

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Minggu, 23 Februari 2025 15:30 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Ketum PB IKA PMII) Ahmad Muqowam dalam konferensi pers di hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (23/2/2025). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Akhmad Muqowam menegaskan dirinya hingga kini masih menjabat Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Ketum PB IKA PMII).

Sebab, dirinya belum dinyatakan demisioner dalam Musyawarah Nasional (Munas) VII. "Dan kemudian saya karena belum demisioner masih sebagai Ketua Umum PB IKA PMII," ujar Muqowam dalam konferensi pers di hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (23/2/2025).

Muqowam menjelaskan, posisi terakhir penyelenggaraan Munas ialah diskors. Ini terjadi akibat adanya kondisi yang dinilai force majeure oleh pemimpin sidang.

Selanjutnya, hasil terakhir itu dilaporkan Ketua Steering Committee (SC) atau pemimpin sidang, Ngatawi Al-Zastrouw kepada Ketum PB IKA PMII.

Baca juga : Tinjau Pangkalan Di Kramat Jati, Teguh Lihat Warga Masih Antre Beli Gas

"Tentu karena ini tak bisa dilanjutkan Ketua SC menyampaikan ini force majeure," kata dia.

Setelah ini, pihaknya akan berupaya secepatnya melanjutkan munas. Mengenai adanya pihak-pihak yang mengambil alih atau melanjutkan sidang dan menghasilkan keputusan, Muqowam enggan mengomentari.

Dia menegaskan, pimpinan sidang yang sah dipilih berdasarkan rapat pleno, menyatakan posisi sidang terakhir diskors.

Adsense

"Saya tidak melihat ada pengurus baru. Karena ini tadi skors (sidang dalam Munas), selanjutnya diadakan pemilihan," tuturnya.

Baca juga : DPP Tegaskan Belum Ada Nama Resmi Calon Ketum PPP

Muqowam mengatakan, dilanjutkannya kepemimpinan dirinya, selain belum demisioner juga karena dalam AD/ART IKA PMII tak diperbolehkan terjadi kekosongan kepemimpinan.

"Tidak boleh ada kekosongan kepemimpinan, tidak boleh ada kevakuman kepemimpinan," cetusnya.

Sementara, Ketua Pengurus Wilayah IKA PMII Jambi Damiri menilai, sidang yang diambil alih oleh kubu tertentu, tidak memiliki legitimasi dalam mengambil keputusan.

"Itu tidak legitimate. Itu pengkhianatan terhadap organisasi. Sebab itu, kami mengusulkan kepada PB IKA PMII untuk melanjutkan pada kesempatan lain. Munas ini belum selesai," ujarnya.

Baca juga : Indonesia Vs Laos, Tim Garuda Muda Siapkan Strategi Jitu

Ketua SC Ngatawi Al-Zastrouw menambahkan, munas lanjutan akan digelar secepatnya. Pihaknya berharap, munas lanjutan dihelat kurang dari 3 bulan.

"Kalau ditanya sampai kapan (Munas kembali digelar)? Kami akan melakukan pembenahan, akan melakukan konsolidasi. Jadi, jawabannya adalah secepat-cepatnya," kata Ngatawi.

Ketua Organizing Committee (OC) Munas VII IKA PMII Sudarto mengatakan, semua pihak akan kembali diundang dalam Munas lanjutan, baik pengurus wilayah maupun cabang IKA PMII.

"Semua akan kembali kami undang, termasuk PB IKA PMII yang sekarang masih eksisting," imbuhnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense