BREAKING NEWS
 

Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat, Gubernur Jateng Mulai Siapkan Lahan

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 12 Maret 2025 18:56 WIB
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi (kanan) bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf (tengah) disela rapat koordinasi dan sosialisasi pembentukan sekolah rakyat di kompleks Kantor Gubernur Jateng, Rabu (12/3/2025). (Foto: Dok. Pemprov Jateng)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekolah Rakyat yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto bakal dibangun di Jawa Tengah. 

Saat ini, Pemerintah Provinsi  (Pemprov) Jawa Tengah sedang mengidentifikasi lahan maupun gedung yang bisa digunakan untuk sekolah gratis tersebut. 

"Sasaran utama Sekolah Rakyat adalah calon siswa yang berasal dari keluarga miskin ekstrem atau dari keluarga rentan kemiskinan. Sekolah ini nanti gratis," kata Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi disela rapat koordinasi dan sosialisasi pembentukan sekolah rakyat di kompleks Kantor Gubernur Jateng, Rabu (12/3/2025).

Lutfhi menambahkan, lahan yang diidentifikasi ini tidak harus aset milik Pemprov Jateng, namun juga bisa dari pemerintah kabupaten/kota. 

Baca juga : Pramono Dukung Usul Gubernur Dedi Mulyadi Batasi Pembangunan Vila Di Puncak

Rencananya, pembangunan sekolah maupun revitalisasi gedung untuk sekolah ini dilakukan pada 2025 ini. 

Adapun pendanaannya berasal APBN. Memang, lanjut dia, untuk menyiapkan lahan guna membangun sekolah tersebut tidaklah mudah. Sebab, luas lahan yang harus disiapkan sebagaimana ditentukan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) sebanyak 5- 10 hekter. 

Adsense

Luthfi mengaku, Pemprov Jateng mendukung penuh program tersebut. Sebab, hingga kini masih ditemukan banyak warga yang putus sekolah. 

Bahkan, masih ada banyak gedung sekolah di Jateng yang perlu dilakukan perbaikan. Menurutnya, adanya Sekolah Rakyat itu akan berperan besar dalam memotong mata rantai kemiskinan di Jateng melalui sektor pendidikan. 

Baca juga : Diganjar Penghargaan Jadi Penggembala Sapi

Sebagai catatan, angka kemiskinan di Jateng masih di angka 9,58 persen. 

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, program sekolah rakyat mulai dijalankan pada tahun ajaran 2025/2026. 

Untuk tahap awal, akan dimulai dari aset-aset milik Kemensos sebagai lokasi sekolahnya. Sistem sekolah ini modelnya boarding school (asrama). 

Kurikulum yang digunakan sebagaimana sekolah unggulan, namun penekanannya adalah pendidikan karakter. 

Baca juga : Kapolri Canangkan 100.000 Rumah Subsidi Bagi Personel

Terkait lahan yang disediakan Pemprov maupun Pemkab, ia belum bisa mengatakan status ke depannya. Ketentuannya masih menunggu finalisasi. 

"Seminggu yang akan datang, akan diketahui berapa dari Jateng yang sudah siap. Bisa dalam bentuk gedung yang direvitalisasi atau tanah. Kami tunggu usulan sampai 21 Maret (2025)," ujar pria yang akrab disapa Gus Ipul ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense