RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa pencanangan zona integritas menjadi langkah penting bagi Kementerian Koperasi (Kemenkop) untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi.
“Kementerian Koperasi harus memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi, sehingga zona integritas ini menjadi urgen, menjadi penting, menjadi mutlak harus dilakukan,” ujar Budi Arie dalam acara Pencanangan Zona Integritas dan Penandatanganan Pakta Integritas serta Perjanjian Kinerja Kementerian Koperasi di Jakarta, Rabu (19/3).
Menurutnya, Kementerian Koperasi harus menjadi contoh dalam membangun birokrasi yang bersih dan berintegritas. Upaya ini juga selaras dengan amanat untuk memperkuat peran koperasi dalam perekonomian nasional, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berkoperasi, serta memastikan koperasi memberikan kontribusi lebih besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Baca juga : Pakar Tak Keberatan Pasal Operasi Militer Selain Perang Masuk RUU TNI
“Pembangunan zona integrasi merupakan langkah awal dalam mewujudkan wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani,” tegas Budi Arie.
Sebagai bagian dari reformasi birokrasi, Kementerian Koperasi akan melaksanakan enam perubahan utama. Pertama, manajemen perubahan yang mengubah pola pikir dan budaya kerja birokrasi agar lebih bersih dan akuntabel.
Kedua, penataan tata laksana untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi. Ketiga, penataan sistem manajemen SDM agar lebih profesional dan berintegritas.
Baca juga : Kendalikan Harga Bahan Pokok, Kemenperin Naikkan Pasokan Dua Kali Lipat
Keempat, penguatan akuntabilitas kinerja guna memastikan tugas dan fungsi dilaksanakan secara optimal. Kelima, penguatan pengawasan agar setiap proses kerja sesuai aturan yang berlaku. Keenam, peningkatan kualitas pelayanan publik agar lebih cepat, mudah, dan berkualitas.
Dalam acara tersebut, Menteri Budi Arie menandatangani pakta integritas bersama para pejabat Kementerian Koperasi sebagai simbol komitmen terhadap integritas dan transparansi.
Sementara itu, Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Wakil Kepala Bappenas, Febrian Alphyanto Ruddyard, menegaskan bahwa koperasi memiliki peran strategis sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Sejalan dengan arahan Preside Prabowo Subianto untuk membentuk 70 ribu Kopdes Merah Putih.
Baca juga : DPR Puji Jenderal Sigit
Kementerian PPN/Bappenas, sebutnya siap mendukung Kementerian Koperasi dalam pengembangan dan pemberdayaan koperasi di seluruh Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.