BREAKING NEWS
 

Urai Kepadatan Dan Kemacetan Mudik 2025

Polri Siapkan Strategi Jalan Tol Fungsional

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : ABDUL SHOMAD
Sabtu, 22 Maret 2025 07:25 WIB
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryo Nugroho. (Foto: Instagram/korlantaspolri.ntmc)

RM.id  Rakyat Merdeka - Polri telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengawal arus mudik dan arus balik Lebaran 2025. Salah satunya, menerapkan kebijakan tol fungsional.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryo Nugroho mengatakan, Polri akan menjaga kelancaran perjalanan, serta keselamatan pengendara dan penumpang pada mudik lebaran 2025. Pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengawal kegiatan tersebut.

Strategi pertama, urai Agus, pihaknya akan melarang kendaraan sumbu tiga melintas di dalam tol, untuk mengindari terjadinya kecelakaan dan kemacetan. Menurutnya, kendaraan bertonase besar akan dilarang melintas mulai 24 Maret 2025.

Baca juga : PDIP Jabar Tantang KDM Bongkar Bangunan Swasta

“Kendaraan sumbu tiga dilarang melintas mulai tanggal 24 hingga 8 April 2025. Tapi, itu tidak absolut, angkutan sembako masih bisa jalan, termasuk barang-barang yang diangkut dengan sumbu 2. Artinya, ada alternatif, pengangkutan logistik barang masih bisa,” ujar Agus dalam keterangannya dikutip, Jumat (21/3/2025).

Strategi kedua, sambung dia, Korlantas Polri akan menerapkan Contraflow dan One Way selama arus mudik. Namun, kata Agus, penerapan kebijakan itu akan bergantung pada peningkatan rasio kendaraan di lapangan.

Sementara, one way akan diterapkan ketika rasio kendaraan setiap jam sudah mencapai 6.200 kendaraan.

Baca juga : Lumayan, Kejagung Raup Rp 37,8 Miliar

“Persoalan jalan tol itu, dari km 01 ada 3 lajur, setelah 3 lajur akan ketemu 2 lajur, 4, 3, 2, akhirnya terjadi bottleneck. Jadi, kapan kita lakukan contraflow, ini tidak prediksi,” jelas Agus.

Strategi lain yang akan diterapkan pada arus mudik 2025, tambah dia, kebijakan tol fungsional. Kebijakan ini tergolong baru dan belum diterapkan pada mudik tahun-tahun sebelumnya.

Agus menjelaskan, kebijakan tol fungsional, salah satunya akan berada di persimpangan Tol Cipularang dan Tol TransJawa.

Baca juga : Hasil Panen Terserap, Harga Layak Dan Pasokan Terjaga

Menurutnya, tol fungsional bertujuan mencegah terjadinya penumpukan di pertemuan Tol Cipularang dan Tol TransJawa.

Adsense

“Tahun lalu belum dilakukan kaitannya dengan tol fungsional Japek 3. Japek 3 dulu dari Bandung itu crossing di Km 66, sekarang dari Bandung di Sadang itu sudah ada tol fungsional yang menuju Deltamas. Jadi crossing dari TransJawa yang ketemu di 66 sama dari Bandung, tahun ini tidak ketemu, langsung dipotong di Japek 3 sampai Deltamas, nanti ada arteri sepanjang 3 km. Ini cukup representatif,” tuturnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense