Dark/Light Mode

Kena ISPA Akibat Terpapar Operasional RDF Plant

Warga Rorotan Keluhkan Bau Busuk Dan Asap Hitam

Sabtu, 22 Maret 2025 06:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau Refuse-Derived Fuel (RDF) Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (20/3/2025). (Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau Refuse-Derived Fuel (RDF) Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (20/3/2025). (Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Operasional Refuse Derived Fuel (RDF) Plant di Rorotan di Cilincing, Jakarta Utara, menimbulkan bau busuk dan pencemaran udara. Akibatnya, warga sekitar tempat pengelolaan sampah tersebut, merasa hidupnya menderita.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DPRD DKI Jakarta Bun Joi Phiau mengungkapkan, banyak warga menyampaikan berbagai ke­luhan negatif mengenai operasional RDF Plant Rorotan kepada dirinya. Keluhan itu, menurutnya, bertentangan dengan keterangan pengelola yang mengklaim fasilitas pengelolaan sampah itu memiliki teknologi untuk mengatasi bau dan polusi.

“Alat canggih yang kemarin digadang-gadang oleh pihak pengelola itu harus dipertanyakan efektivitasnya,” kata Bun di Jakarta, Jumat (21/3/2025).

Bun membeberkan, warga yang tinggal di lebih dari 30 perumahan sekitar RDF Plant Rorotan, banyak yang menge­luhkan soal bau sampah yang menyengat. Keluhan itu antara lain disampaikan warga peruma­han Jakarta Garden City (JGC), Jakarta Timur.

Baca juga : Instruksi Kluivert Saat Lawan Bahrain, Tim Garuda Janji Main Habis-habisan

Selain bau, warga JGC menge­luhkan asap tebal berwarna hi­tam yang keluar dari RDF Plant.

“Padahal, keterangan dari pengelola, asap yang keluar dari RDF Plant berwarna putih,” sindirnya.

Ia meminta, pengelola meng­hentikan sementara operasional RDF Plant Rorotan.

“Saya mohon pembukaan RDF Plant Rorotan ditunda dulu sampai masalah-masalah yang dikeluhkan warga diselesaikan dengan baik,” pintanya.

Baca juga : Tenis Miami Open 2025, Sabalenka Makin Menyala

Bun mengapresiasi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang turun langsung ke RDF Plant Rorotan untuk menindak­lanjuti keluhan warga.

“Semoga Mas Pram bisa menemukan solusi untuk mengatasi bau sampah yang sudah sangat mengganggu warga,” harapnya.

Dia minta Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta bergerak cepat untuk menindaklanjuti arahan Pram. Yakni, me­nambah deodorizer (penghilang bau), alat pemantau udara dan cerobong asap.

“Kami juga mengapresiasi Mas Pram yang menyampaikan akan bertanggung jawab ter­hadap masalah kesehatan yang dialami warga sekitar RDF Plant Rorotan,” imbuhnya.

Baca juga : Dipuji Lembut Oleh Ruben

Terkena ISPA

Sejumlah warga mengeluh­kan langsung dampak negatif kehadiran RDF Plant Rorotan di kolom komentar Instagram Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, @pramonoanungw.

“RDF merampas udara segar kami. Bukan hanya udara di lingkungan rumah saja yang tercemar, tapi udara di ling­kungan sekolah anak kami pun ikut tercemar. Pagi ini juga saya mencium baunya sangat menyengat,” ungkap @frykhemaria.

“Tolong hentikan RDF Roro­tan! Anak-anak kami tidak bisa lagi bermain di halaman karena bau sampah dan amoniak, belum lagi residu pembakarannya,” pinta @dimazradhitya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.