BREAKING NEWS
 

Pemuda Patriot Minta Pembuat Gaduh Ijazah Jokowi Diproses Hukum

Reporter & Editor :
RIKY HANDAYANI
Selasa, 22 April 2025 20:15 WIB
Andi Kurniawan. (Foto: dok pribadi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Pemuda Patriot Nusantara Andi Kurniawan menyayangkan masih adanya kelompok yang menuding ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di UGM palsu.

Ketua umum Pemuda Patriot Nusantara, Andi Kurniawan menilai, kelompok orang yang sudah menggeruduk kampus UGM dan rumah Jokowi tersebut layak untuk di proses secara hukum.

Adsense

Baca juga : Komisi IX DPR Minta Pelaku Kasus Makanan Halal Mengandung Babi Diseret Ke Hukum

"Soal tudingan ijazah palsu ini harus ada kepastian hukum. Bagaimana mungkin seorang mantan Wali Kota, Gubernur hinggga Presiden dituduh menggunakan ijazah palsu. Jadi saya kira mereka harus diproses secara hukum," kata Andi di Jakarta, Selasa (22/4/2025). 

Dirinya menilai, kampus UGM sudah menjelaskan secara tegas jika Jokowi pernah berkuliah di Fakultas Kehutanan. Bahkan, teman seangkatannya juga sudah memberikan pernyataan jika Jokowi kuliah di Fakultas Kehutanan UGM.

Baca juga : Merasa Difitnah Soal Ijazah, Jokowi Pertimbangan Tembuh Jalur Hukum

"Pak Jokowi juga sudah melalui proses panjang untuk menjadi Walikota, Gubernur dan Presiden. Ada KPU Kota Surakarta, KPUD DKI Jakarta dan KPU RI yang sudah melakukan verifikasi soal ijazah pak Jokowi. Jadi, saya kira ijazahnya pak Jokowi tidak perlu diragukan lagi keasliannya," terangnya.

Ia menganggap kelompok tersebut hanya membuat kegaduhan semata. Karena, Jokowi saat ini sudah menjadi masyarakat biasa. "Pak Jokowi sekarang sudah purna jadi Presiden. Jadi ya sudah lah. Saya khawatir kegaduhan ini terus dipelihara oleh orang-orang yang tidak suka dengan Jokowi," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense