BREAKING NEWS
 

Atasi Darurat Sampah, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Bentuk Tim Khusus

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : SRI NURGANINGSIH
Selasa, 22 April 2025 22:15 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi (kedua kanan) seusai Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) Eks Karesidenan Semarang Raya di Aula Kaloka Setda Kota Salatiga, Selasa (22/4/2025). (Foto: Dok. Pemprov Jateng)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah membentuk tim khusus untuk menyiapkan role model dan roadmap penanganan dan pengolahan sampah di wilayahnya.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan, dalam dua sampai tiga bulan ke depan, role model itu sudah ada dan siap direplikasi di daerah. 

"Sampah kita bahas. Kita sudah bentuk tim, minimal dalam tiga bulan, kita sudah punya roadmap untuk darurat sampah di daerah kita," kata Luthfi di sela acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) Eks Karesidenan Semarang Raya di Aula Kaloka Setda Kota Salatiga, Selasa (22/4/2025).

Baca juga : Surat Edaran Gubernur Bali tentang Pelarangan AMDK Batasi Hak Konsumen

Luthfi  menambahkan, pengolahan sampah di sejumlah daerah dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan sistem RDF dengan jumlah di bawah 200 ton per hari, atau dengan sistem pengelolaan sampah regional untuk seribu ton per hari. 

Adsense

Menurut Luthfi, darurat sampah di Jawa Tengah merupakan persoalan yang harus segera dituntaskan. Belum lama ini ia bahkan sudah koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk membahas masalah darurat sampah. 

Indonesia tahun 2029 harus zero sampah. Penanganan sampah ini ke depan akan ada arahan langsung dari pemerintah pusat. 

Baca juga : Di Stasiun Pasar Senen, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Kembali Lepas Ribuan Orang Mudik Gratis

Namun, sebelum itu Ahmad Luthfi berinisiatif untuk menjemput bola dengan mulai memilah-milah mana yang menjadi kewenangan provinsi dan mana yang kewenangan kabupaten/kota. 

"Wilayahnya Pak Ngesti (Bupati Kabupaten Semarang) itu salah satu yang menjadi perhatian provinsi. Saya lihat ternyata anggaran untuk sampah di kabupaten/kota itu kecil," ujarnya. 

Luthfi mengaku, sudah banyak investor baik dalam negeri maupun luar negeri yang menawarkan terkait pengolahan sampah dengan berbagai metode. 

Baca juga : Gubernur Banten Aktif Terjun Ke Masyarakat

Sejauh ini, Luthfi masih menyerahkan pembahasan kepada tim khusus yang sudah dibentuk.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense