BREAKING NEWS
 

Pemerintah Diminta Carikan Solusi

Kenaikan Harga Kelapa Memberatkan Masyarakat

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : ABDUL SHOMAD
Jumat, 25 April 2025 07:25 WIB
Anggota Komisi VI DPR Imas Aan Ubudiyah. (Foto: Instagram/imas_aan_ubudiah)

 Sebelumnya 
Dia berjanji Pemerintah akan segera mencarikan jalan keluar antara eksportir kelapa dengan pengusaha dalam negeri.

Diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat. sepanjang Januari-Maret 2025, ekspor dari Indonesia ke luar negeri untuk kelapa yang masih dalam kulit mencapai 45,6 juta dolar AS. Capaian tersebut mengalami peningkatan 146 persen dibandingkan periode Januari-Maret 2024 yang tercatat senilai 18,2 juta dolar AS.

Secara terperinci, nilai ekspor kelapa bulat ke Negeri Tirai Bambu mencapai 43,1 juta dolar AS hingga Maret 2025. Diikuti Vietnam 2,06 juta dolar AS, Thailand 299.426 dolar AS dan lainnya 144.806 dolar AS.

Baca juga : PSU Kota Banjarbaru Kembali Digugat Ke MK

Di media sosial X, banyak netizen yang juga menceritakan pengalamannya membeli kelapa siap parut.

“Cukupi dahulu permintaan dalam negeri, jika sudah murah baru ekspor. Lebaran kemarin kelapa sebutir sampai Rp 30 ribu, gila kan,” ujar akun @nomansland80.

“Di Gunung Putri, Bogor, harga kelapa muahallll. Terpaksa cuma beli setengah butir doang setiap mau masak,” ujar akun @devianstisti_1975.

Baca juga : Awal 2025, Korban Di DKI Sudah Tembus 356 Orang

“Gara-gara harga kelapa naik, serabi solo kesukaanku jadi ikut naik harganya, langsung naik 5000 per bungkus coi,” ujar akun @semuaaanya.

“Tukang es dawet langganan udah sampai naikin harga 40% karena harga per butir kelapa biasa 5 ribu bisa naik jadi 20 ribu. Dan minggu ini gak buka karena tekor,” ujar akun @aqiin.

“Banyak yang rekomen pake santan kemasan gara-gara harga kelapa sedang mahal. Jujur saja, masak lebih enak itu pakai santen yang baru diperes dari kelapanya,” ujar akun @silfanstiashanif. [SSL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense