BREAKING NEWS
 

Bali Blackout Hampir 12 Jam, Dirut PLN Minta Maaf Ke RSUD Sanglah

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Sabtu, 3 Mei 2025 11:04 WIB
Dirut PLN Darmawan Prasodjo bersama jajaran dalam pertemuan dengan Dirut RSUD Sanglah Bali, Dr. I Wayan Sudana Mkes, Sabtu (3/5/2025). (Foto: dok. PLN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Utama (Dirut) PLN Darmawan Prasodjo bersama jajaran direktur operasi PLN secara khusus menemui Dirut RSUD Sanglah Bali, Dr. I Wayan Sudana Mkes untuk meminta maaf atas gangguan kelistrikan di Pulau Bali, yang mengakibatkan pelayanan rumah sakit terganggu.

I Wayan Sudana pun menyampaikan terima kasih atas ketulusan manajemen PLN mendatangi pelanggannya.

Baca juga : Lucky Hakim Dan Supian Suri Minta Maaf, KDM: Mereka Pemimpin Gentle

Menurutnya, PLN dan RSUD punya tanggung jawab yang sama, yakni melayani masyarakat.

Adsense

"Kejadian gangguan listrik ternyata dapat diselesaikan dengan cepat oleh PLN. Layanan RS tidak terganggu, karena sistem cadangan listrik bekerja dalam hitungan detik," papar Wayan dalam keterangan yang diterima RM.id, Sabtu (3/5/2025).

Baca juga : Safari Ramadan Di Jambi, Ini Pesan Mardiono Ke Kader Kabah

Darmawan memastikan, PLN terus menelusuri lebih dalam untuk memastikan penyebab gangguan dan mengevaluasi secara menyeluruh. Serta membangun sistem kelistrikan yang makin andal untuk Bali, dan wilayah lain di seluruh Indonesia.

Seperti diketahui, gangguan kelistrikan di Bali terjadi pada Jumat (2/5/2025) pukul 16.00 WIB. Dalam tempo kurang dari 12 jam, tepatnya pada Sabtu (3/5/2025) pukul 03.30 WIB, PLN berhasil memulihkan 100 persen sistem kelistrikan di Bali. 

Baca juga : Pastikan Kualitas BBM Sesuai Standar, Jaksa Agung Minta Masyarakat Tenang

Darmawan yang memimpin langsung upaya pemulihan kelistrikan di Bali itu menjelaskan, indikasi sementara gangguan kelistrikan terdapat pada sistem penyaluran listrik. 

"Secara teknis, indikasi gangguan terpantau pada sistem penyaluran kabel laut. Namun, kepastian penyebabnya masih terus ditelusuri. Gangguan ini bukan akibat serangan siber atau lainnya," jelas Darmawan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense