BREAKING NEWS
 

Heboh Eks Anggota TNI Berseragam Tentara Rusia

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : ROMDONY SETIAWAN
Selasa, 13 Mei 2025 10:11 WIB
Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin. (Foto: Humas DPR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Media sosial geger dengan foto-foto yang memperlihatkan seorang mantan anggota Marinir TNI kini menjadi tentara regular Rusia dan ditempatkan di Ukraina. Pro dan kontra dari warganet muncul atas keputusan dan loyalitas si prajurit tersebut. 

Terungkapnya foto mantan anggota Marinir TNI yang kini berganti seragam jadi tentara Rusia, pertama kali diunggah oleh si prajurit sendiri dalam akun tiktoknya @zstorm689.

Di akun tersebutm dia mengaku sebagai eks prajurit Marinir TNI AL dan kini bergabung dalam prajurit organik Rusia yang ditugaskan di Ukraina. 

Dalam unggahannya, @zstotm689 mengunggah dua foto, yakni foto saat sedang selfie di medan perang dan foto saat masih berseragam Marinir TNI dengan baret ungu. 

“Iya memang dulu Marinir. Tapi sekarang bertempur bersama Rusia di Ukraina,” ujar akun @zstorm689 dalam deskripsi postingannya, dikutip Senin (12/5/2025). 

Menanggapi itu, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI I Made Wira Hady membenarkan bahwa foto pria yang ada dalam akun @zstorm689 merupakan mantan prajurit TNI AL. 

Baca juga : Menhan & Panglima TNI Berduka, Doakan Paus Mendapat Tempat Terbaik

Wira mengatakan, nama mantan prajurit Marinir itu adalah Serda Satria Arta Kumbara. Dahulu dia menjadi anggota Ins pektorat Korps Marinir (Itkormar).

“(Satria) desersi terhitung mulai tanggal 13 Juni 2022 sampai sekarang,” ujar Wira dalam keterangannya dikutip, Senin (12/5/2025).

Wira menjelaskan, meski Satria tidak menghadiri sidang, namun proses hukum ke padanya tetap berjalan dan telah menghasilakn putusan. Putusan tersebut teregistrasi da lam Perkara Nomor 56-K/PM.II-08/ AL/IV/2023 dan te lah berkekuatan hukum tetap melalui Akte Nomor AMKHT/56-K/ PM.II-08/AL/IV/2023 tertanggal 17 April 2023.

“Dalam putusan itu, yang bersangkutan telah dipidana penjara selama 1 tahun dan terdapat pula tambahan pidana berupa pemecatan,” ujarnya. 

Adsense

Sementara, anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin meminta Pemerintah mengecek status kewarganegaraan Satria Arta Kumbara. 

Menurut dia, bila Satria sudah berganti kewarganegaraan menjadi Warga Negara Rusia, maka keputusan yang bersangkutan bergabung jadi tentara organik Rusia tidak akan menjadi soal. Namun, bila Satria masih berstatus WNI, maka hal itu akan menjadi sebuah isu. 

Baca juga : Kenangan 12 Hari Bersama Paus

Menurutnya, seorang WNI tidak diperbolehkan menjadi prajurit atau tentara negara lain sekalipun berstatus negara sahabat Indonesia. 

“Kalau masih WNI nggak boleh masuk menjadi prajurit negara lain, negara asing. Ada aturannya. Itu bisa kena hukuman,” jelas mantan Komandan Sektor Pasukan Perdamaian PBB di Irak (1992) ini. 

Sementara, Co-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi menegaskan adanya mantan jebolan Marinir TNI AL yang kini bergabung dalam dengan keprajuritan Rusia merupakan alarm tentang loyalitas seorang anggota militer TNI.

“Loyalitas dan kehormatan militer Indonesia diuji bukan hanya dalam negeri, tapi juga dalam geopolitik dunia,” ujarnya.

Fahmi mengingatkan, potensi efek domino dari kasus Satria. Bila persoalan loyalitas prajurit ini tidak mendapatkan perhatian, bukan tidak mungkin akan muncul Satria lain, karena ada anggapan jadi tentara asing sebagai jalur karier sah.

“Tanpa beban moral, tanpa ancaman hukum dan tanpa sanksi negara. Ini sangat berbahaya,” ujar Fahmi.

Baca juga : Mensos Ingatkan Masyarakat Tak Bergantung pada Bansos

Di media sosial X, warganet ter belah menyikapi kasus Satria. “Satria ini mungkin Lone wolf sejati. Serigala pemburu enggak mungkin mau jadi serigala penjaga kebun ladang jagung,” ujar akun @Thomass90392754.

“Eks TNI yang pernah bermasalah bahkan dipecat, pasti akan bikin masalah juga ketika dia bergabung di kesatuan baru di negara lain,” ujar akun @MikamiRambo.

“Mungkin dia jadi tentara benar-benar niat di medan pertempuran. Jadi milih Rusia karena Rusia lagi adu mekanik dengan Ukraina,” ujar akun @cutmalika63.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense