BREAKING NEWS
 

Perkuat Negara Dengan Persenjataan

Prabowo Optimis Ekonomi RI Masuk 5 Besar Dunia

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : SISWANTO
Kamis, 12 Juni 2025 08:10 WIB
Presiden Prabowo Subianto sambutan pada pembukaan pameran Indo Defence 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/6/25). (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto optimis, ekonomi Indonesia akan masuk 5 besar dunia. Salah satu syaratnya, negara harus memperkuat sistem persenjataannya. Dengan persenjataan maju, maka pertahanan akan kuat. Kalau pertahanan kuat, maka ekonomi dalam negeri akan tumbuh baik.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan pembukaan pameran Indo Defence 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/6/2025). Ini pertama kalinya Prabowo sebagai Presiden meresmikan langsung pameran alutsista pertahanan yang digelar dari 11-14 Juni 2025 itu.

Prabowo tiba di JIExpo Kemayoran pukul 09.52 WIB dengan menumpang mobil Maung Garuda bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kedatangan Prabowo dan rombongan disambut meriah oleh barisan siswa sekolah dasar (SD) yang mengibarkan bendera Merah Putih. Suasana makin meriah dengan penampilan marching band dari pasukan TNI.

Baca juga : Menko Polkam: Indo Defence Ajang Strategis Penguatan Kerja Sama Pertahanan Keamanan

Presiden sempat membuka sunroof mobilnya dan melambaikan tangan ke arah siswa SD yang menyambutnya. Prabowo juga tak lupa memberikan salam hormat kepada pasukan marching band.

Setelah itu, Kepala Negara turun dari mobilnya menuju venue acara yang berada di area outdoor JIExpo. Kedatangan Kepala Negara disambut Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menko Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan. Sejumlah pejabat tinggi negara dan anggota Kabinet Merah Putih ikut menyambut kedatangan Prabowo.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, lalu disusul pemaparan laporan pertanggungjawaban oleh Menhan Sjafrie. Setelah itu, Prabowo menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara.

Baca juga : Green Financing BRI Terus Tumbuh Di Tengah Transformasi Hijau Industri Perbankan

Dalam sambutannya, Menteri Pertahanan periode 2019-2024 itu menceritakan tentang perjuangan bangsa Indonesia terbebas dari penjajah. Kata Prabowo, kerugian Indonesia akibat penjajahan mencapai triliunan dolar Amerika Serikat. Agar tidak terulang lagi, maka negara harus memperkuat sistem pertahanan nasional.

“Pameran ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan bagi industri pertahanan dalam negeri, mitra dari negara-negara sahabat, akademisi, unsur politik dan kemasyarakatan, serta generasi muda untuk mengikuti perkembangan teknologi dan sains, khususnya di bidang pertahanan,” kata Prabowo.

Meskipun ingin memperkuat pertahanan, Presiden menepis kalau Indonesia ingin perang. Kata dia, tidak ada satupun bangsa yang waras menginginkan perang. Namun, sejarah membuktikan negara yang tidak memperkuat sistem pertahanannya akan mengalami kesulitan beradaptasi dengan zaman.

Baca juga : Kader NasDem Diminta Dukung Total Pemerintah

“Perang adalah aktivitas manusia yang sangat destruktif, tapi sejarah juga mengajarkan bahwa bangsa yang tidak mau berinvestasi dalam pertahanannya akan kehilangan kedaulatan, dan bisa menjadi bangsa budak,” tegas mantan Danjen Kopassus itu.

Ketua Umum Partai Gerindra ini menegaskan, kekuatan militer bukan untuk menyerang, melainkan menjaga martabat dan kemerdekaan. “Bangsa Indonesia cinta damai, tapi lebih cinta kemerdekaan,” ujar Presiden yang disambut tepuk tangan peserta.

Adsense

Prabowo juga memaparkan hasil riset terbaru tentang kerugian Indonesia akibat dijajah Belanda. Ia bilang, Belanda telah mengambil kekayaan Indonesia senilai 31 triliun dolar AS, atau lebih dari Rp 504 kuadriliun jika dikonversi ke nilai rupiah saat ini.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense