RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad punya peran besar dalam roda pemerintahan saat ini. Dengan piawai, Dasco menyelesaikan banyak masalah tanpa drama.
Ketua Harian Partai Gerindra ini aktif menyelesaikan isu-isu pelik yang terjadi. Lewat pendekatan diplomatis dan koordinasi lintas lembaga, sejumlah urusan sensitif yang sempat memicu kegaduhan publik berhasil diredam. Bukti terbarunya, Dasco berperan dalam menyelesaikan sengketa empat pulau Aceh yang sempat masuk wilayah Sumatera Utara (Sumut).
Persoalan empat pulau Aceh ini sempat memanas setelah keluarnya Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025. Protes muncul dari banyak pihak. Penjelasan Kementerian Dalam Negeri yang menyatakan akan mengevaluasi keputusan tersebut tidak meredakam polemik di publik.
Melihat hal ini, Sabtu (14/6/2025) Dasco kemudian berkomunikasi dengan Presiden Prabowo Subianto. Dari komunikasi tersebut, Prabowo menyatakan akan mengambil alih penanganan polemik ini.
Baca juga : Saat Libur Sekolah, MBG Mentahan Belum Diputuskan
Selasa (17/6/2025), dilakukan rapat mengenai masalah ini di Istana Kepresidenan Jakarta, dengan mengundang Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Gubernur Sumut Bobby Nasution. Dasco hadir dalam rapat ini. Pejabat lainnya adalah Mensesneg Prasetyo Hadi dan Mendagri Tito Karnavian. Rapat dipimpin langsung Presiden Prabowo secara daring, karena sedang dalam perjalanan menuju Rusia. Hasilnya, diputuskan, empat pulau tersebut tetap milik Aceh.
“Alhamdulillah, tadi berdasarkan temuan baru dari Pak Mendagri, kita menemukan dokumen lama yang menyepakati empat pulau itu masuk wilayah Aceh,” kata Dasco, usai rapat. Hasil rapat ini sukses meredakan polemik di tengah masyarakat.
Sebelumnya, Dasco juga sukses menyelesaikan banyak masalah. Seperti saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok, pertengahan Maret lalu. Dasco bertindak cepat. Dia mengajak tim DPR berkunjung ke Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI), untuk memastikan bahwa perdagangan tetap berjalan baik. Hasilnya terasa. IHSG pun berangsur pulih, dan kini normal kembali.
Dasco juga tampil di garis depan saat polemik kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen ke 12 persen. Pada 5 Desember 2024, dia ikut mendampingi Presiden di Istana dan menjelaskan bahwa kenaikan hanya berlaku untuk barang mewah. Keputusan itu menenangkan masyarakat.
Baca juga : Blusukan Ke Blitar, Gibran Nyekar Ke Makam Bung Karno
Penyelesaian masalah kelangkaan gas LPG pada awal Februari lalu juga tak lepas dari kepiawaian Dasco. Dia berkomukasi dengan Presiden Prabowo mengenai masalah yang terjadi di lapangan. Hasilnya, para pengecer dibolehkan kembali jualan gas LPG, dan kelangkaan pun bisa ditangani.
Untuk urusan politik, pada 5 Juni 2025, Dasco ditugasi Prabowo menemui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng. Pertemuan itu strategis. Dasco datang sebagai jembatan, memastikan komunikasi tetap terjaga.
Pengamat politik Haidar Alwi menyebut, Dasco sebagai jembatan komunikasi antara legislatif dan eksekutif. "Dasco memainkan peran penting sebagai jembatan komunikasi antara lembaga legislatif dan eksekutif di bawah Presiden Prabowo," kata Haidar, dalam keterangannya, Rabu (18/6/2025).
Haidar melihat, Dasco seringkali menjadi penyejuk di tengah konflik politik. Tidak mencari popularitas, tapi bekerja senyap dengan hasil nyata.
Baca juga : Trump Mulai Recoki Perang Iran Vs Israel
"Tidak berisik tapi produktif, bekerja di jalur resmi, berkomunikasi langsung dengan pihak terkait. Dasco berkali-kali jadi penjaga harmoni kebangsaan dalam ruang yang sangat rawan retak," puji Haidar. FAQ/BYU
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.