BREAKING NEWS
 

Presiden Tugaskan Wapres Urus Papua

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : SISWANTO
Rabu, 9 Juli 2025 08:00 WIB
Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra. Foto: Instagram/kumham.imipas)

 Sebelumnya 
Kehadiran Wapres Gibran di Tanah Papua dengan pendekatan kemanusiaan secara langsung, dampaknya besar terhadap pembangunan dan kedamaian di Bumi Cenderawasih.

“Inilah yang diinginkan Masyarakat Asli Papua. Bukan dengan pendekatan militer dan sejenisnya,” tegas Ketua forum anak asli 7 suku peduli Otsus (Forapelo) Kabupaten Teluk Bintuni ini, dalam keterangannya.

Kata Orocomna, Papua bukan tanah kekerasan dan pertumpahan darah. Melainkan tanah damai untuk semua suku yang mendiaminya. Dia berharap, turun langsungnya Wapres akan meningkatkan perlindungan hak-hak dasar Orang Asli Papua sesuai UU Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Bagi Papua.

“Dari hak birokrasi politik, dunia usaha, kesejahteraan, pendidikan, hingga kesehatan benar-benar ditegakkan sesuai UU Otonomi Khusus di Papua,” ungkapnya.

Baca juga : “Dunia Makin Butuh Kehadiran Indonesia”

Di tempat terpisah, Anggota Komisi II DPR Deddy Yevry Sitorus mendukung keputusan Presiden. Kata dia, Gibran orang paling tepat mengemban tugas ini. Terpenting, kata dia, dalam mengurus Papua ini jangan setengah hati.

“Harus tinggal di sana. Jangan datang-pergi. Ini kerja besar. Ada food estate 3 juta hektare. Papua nggak bisa sambil lalu,” tegasnya.

Ia menyarankan Gibran berdialog dulu dengan tokoh Papua, sejarawan, dan sosiolog. “Koordinasi juga dengan Kemendagri dan kementerian teknis,” pesan Deddy.

Diketahui, penunjukan Wapres untuk urus Papua bukanlah hal baru. Di era Presiden RI ke-7 Jokowi, Wapres Kiai Ma’ruf Amin juga diberi mandat memegang jabatan Ketua Badan Pengarah Percepatan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP). Kiai Ma’ruf diberi tugas memastikan keberlangsungan pembangunan dan otonomi khusus di Papua.

Baca juga : Mujiyono: Lakukan Dialog Dulu Dengan Pelaku Usaha

Kiai Ma’ruf bahkan berkantor di sana selama lima hari, Oktober 2023. Sang Kiai berdialog bersama pemuka agama, aktivis kemanusiaan, hingga tokoh pemuda Papua.

Sedangkan Gibran, sejak dilantik dilantik sebagai Wakil Presiden pada 20 Oktober 2024, diketahui belum pernah menginjakkan kaki di Papua. Rencana kunjungan ke Merauke awal 2025 batal karena agenda lain.

Teroris Papua Kembali Berulah

Saat ini, kondisi keamanan di Papua kembali memanas. Teroris Papua yang tergabung dalam TPNPB-OPM kembali bikin ulah. Terbaru, kelompok ini dilaporkan membakar SD Pinapa di Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, Minggu (6/7/2025).

Baca juga : Sutrisno Iwantoro: Kami Berharap CFN Dirancang Dengan Baik

Kapolres Puncak Kompol Mardi Marpaung mengatakan, TPNPB-OPM juga membakar dua rumah milik Bupati Puncak, Elvis Tabuni, dan Kantor Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Minggu (6/7/2025). [UMM/FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense