BREAKING NEWS
 

Tolak Segala Bentuk Anarkisme, Mathla’ul Anwar: Jaga Persatuan Bangsa!

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Selasa, 2 September 2025 21:29 WIB
Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, K.H. Embay Mulya Syarief (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Demonstrasi bergelombang yang terjadi beberapa hari terakhir, seperti di Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, Denpasar, Serang, Pontianak, dan Bekasi, menimbulkan dampak yang luar biasa bagi kehidupan sosial kemasyarakatan. Apalagi demo itu diwarnai aksi anarki yang merusak berbagai fasilitas umum, bahkan menimbulkan korban jiwa.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, K.H. Embay Mulya Syarief, mengungkapkan bahwa para tokoh bangsa memiliki keprihatinan yang mendalam terhadap kondisi sosial di masyarakat. Haji Embay menyatakan bahwa Mathla’ul Anwar menolak segala bentuk tindakan kekerasan dan perusakan fasilitas umum, karena bertentangan dengan nilai ajaran Islam dan prinsip kebangsaan.

“Menyampaikan aspirasi itu sudah dijamin oleh undang-undang, tidak ada masalah. Namun, jangan sampai terjadinya kekerasan, kerusuhan. Ini yang kita sayangkan,” ucap Haji Embay, Selasa (2/9/2025). 

Haji Embay menegaskan, anarkisme tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun. Islam mengajarkan amar ma’ruf nahi munkar dengan cara yang damai, santun, dan menjunjung tinggi hukum.

Baca juga : Prabowo Undang Pemuka Agama ke Istana, Bahas Persatuan Bangsa

Menurut Haji Embay, narasi dan provokasi yang tersebar di media sosial sudah cukup meresahkan. Adanya hasutan rasisme, penjarahan, dan ekstremisme yang mengarah kepada terorisme perlu diwaspadai. Jangan sampai masyarakat terpancing, merusak fasilitas umum dan memperkeruh suasana. 

Haji Embay menekankan, sepatutnya masyarakat harus saling menjaga, menghormati jasa para pahlawan yang telah membangun bangsa. Oleh karena itu, Mathla’ul Anwar mendorong Presiden Prabowo Subianto dan aparat penegak hukum untuk menindak tegas siapapun yang menjadi dalang kerusuhan. Hal ini penting demi menjaga ketertiban umum, keselamatan, dan stabilitas negara.

Adsense

“Mathla’ul Anwar mendukung aparat keamanan bertindak profesional, tegas, dan terukur. Ketertiban dan rasa aman masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Haji Embay menambahkan, peristiwa ini menjadi catatan besar bagi Pemerintah, serta para pejabatnya untuk melakukan evaluasi dan intropeksi diri. Menurutnya, kepekaan terhadap aspirasi dan kondisi sosial di masyarakat sangat penting untuk menjaga stabilitas negara. Karenanya, Haji Embay meminta agar para pejabat dapat berkomunikasi dengan baik dan tidak menonjolkan gaya hidup yang berlebih-lebihan. 

Baca juga : Tani Merdeka Indonesia Minta Masyarakat Jaga Persatuan, Tolak Anarkisme

“Gaya hidup mewah yang dipertontonkan dapat memicu kecemburuan sosial di tengah masyarakat,” ucapnya.

Haji Embay juga mendorong Pemerintah memperbaiki pola komunikasi dengan masyarakat. Pemerintah harus aktif melakukan konsolidasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat akar rumput untuk memitigasi terjadinya konflik. Jangan sampai ketika ada preseden buruk, Pemerintah baru mengajak komunikasi pimpinan organisasi masyarakat.  

“Tapi mudah-mudahan ada hikmahnya. Insya Allah, komunikasi Pemerintah sekarang berubah,” ucap Haji Embay. 

Untuk mendukung perubahan tersebut, ulama kelahiran Pandeglang, tahun 1952 ini, mengajak masyarakat saling menjaga kondusivitas di lingkungan, menghindari provokasi, menolak tegas segala bentuk anarkisme, dan ekstremisme yang mengarah kepada terorisme. Pasalnya, kelompok radikal bisa memanfaatkan kondisi kekacauan seperti yang terjadi untuk melancarkan proganda dan politik pecah belah.

Baca juga : Pakar Ingatkan Demo Anarkis Ancam Citra Pariwisata Indonesia

“Kita jangan sampai terbawa oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab, terutama yang berasal dari media sosial yang belum tentu benar atau tidaknya,” harapnya.

Ia menekankan, dialog dan musyawarah adalah jalan terbaik dalam menyelesaikan perbedaan dan persoalan bangsa. “Segala masalah bangsa hendaknya diselesaikan melalui jalur konstitusional dan dialog, bukan dengan kekerasan. Kita harus menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense