Dark/Light Mode

Pakar Ingatkan Demo Anarkis Ancam Citra Pariwisata Indonesia

Sabtu, 30 Agustus 2025 14:26 WIB
Pakar strategi pariwisata nasional, Taufan Rahmadi. (Foto : Ist)
Pakar strategi pariwisata nasional, Taufan Rahmadi. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pakar strategi pariwisata nasional, Taufan Rahmadi berharap semua pihak bisa menahan diri dengan tidak berbuat anarkis saat menyampaikan pendapat atau berunjuk rasa.

Taufan khawatir, gelombang demonstrasi yang berujung anarkis bakal berdampak serius pada sektor pariwisata nasional. Apalagi ada framing media internasional yang menggambarkan Indonesia tengah dilanda gejolak politik serta aparat represif.

"Mari kita jaga suasana kondusif. Jangan berbuat anarkis. Citra Indonesia di mata publik dunia bisa dalam sekejap bertransformasi dari destinasi yang semarak budaya dan ramah wisatawan, menjadi negara yang dipandang penuh risiko instabilitas,“ jelas Taufan dalam keterangannya, Sabtu (30/8).

Baca juga : GAMKI Ingatkan DPR Stop Lontarkan Pernyataan Provokatif

Menurut Founder Yayasan Inovasi Nasional asal Lombok ini, ada kekhawatiran yang mungkin muncul dari peristiwa unjuk rasa meluas hari ini.

Pertama, persepsi keamanan yang menurun sehingga label “destinasi tidak aman” mudah melekat pada kota-kota yang disebut dalam pemberitaan internasional.

Kedua, potensi keluarnya travel advisory dari sejumlah negara, yang biasanya membuat kunjungan wisatawan asing turun signifikan.

Baca juga : Pemuda Muhammadiyah Ingatkan DPR Dengarkan Aspirasi Rakyat

“Dampak ketiga adalah sektor MICE (Meetings, Incentives, Conferences, Exhibitions) yang sangat sensitif terhadap isu stabilitas. Penyelenggara bisa menunda bahkan memindahkan lokasi ke negara lain. Keempat, investasi pariwisata juga ikut terdampak karena investor akan lebih berhati-hati,” jelas Taufan.

Ia mengingatkan, bila tidak segera ada langkah pemulihan citra, Indonesia bisa mengalami efek domino. “Kita bisa belajar dari Thailand 2010 dan Hong Kong 2019, di mana kunjungan wisata turun hingga 20–40 persen dalam waktu singkat,” ucapnya.

Karena itu, Taufan menekankan semua pihak menahan diri dari tindakan anarkis dan segrea membuat langkah cepat dan tegas, serta menegakan hukum secara transparan, dan jaminan keamanan bagi publik dan wisatawan.

Baca juga : Demo Anarkis Malam Ini, Aparat Harus Ungkap Aktor Intelektualnya

“Pemangku kepentingan pariwisata juga harus kompak menyampaikan pesan positif bahwa Indonesia tetap aman dan ramah untuk dikunjungi,” tuturnya.

Ia menambahkan, pariwisata adalah sektor yang paling cepat terdampak, tetapi juga paling cepat bangkit bila citra positif berhasil dipulihkan.

“Indonesia punya modal besar dari keindahan alam, budaya, dan keramahtamahan masyarakat. Namun semua itu hanya akan bernilai bila dunia melihat Indonesia sebagai negara yang stabil dan aman,” pungkas Taufan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.