Dark/Light Mode

Eddy Soeparno Ajak Anak Muda Dukung Percepatan Transisi Energi

Minggu, 10 Agustus 2025 19:38 WIB
Wakil Ketua MPR dari Fraksi PAN Eddy Soeparno (ketiga kiri) saat menjadi narasumber dalam Dialog Town Hall Komitmen Iklim Indonesia.(Foto: Dok. MPR RI)
Wakil Ketua MPR dari Fraksi PAN Eddy Soeparno (ketiga kiri) saat menjadi narasumber dalam Dialog Town Hall Komitmen Iklim Indonesia.(Foto: Dok. MPR RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua MPR dari Fraksi PAN Eddy Soeparno menjadi narasumber dalam Dialog Town Hall Komitmen Iklim Indonesia yang diselenggarakan Bijak Memilih dan ThinkPolicyId.

Dialog dibuat dalam format Town Hall dengan peserta yang didominasi anak-anak muda bisa langsung bertanya kepada wakil rakyat dari Dapil mereka masing-masing.

Dalam dialog tersebut, Eddy mengingatkan saat ini efek krisis iklim semakin dekat dan sudah semakin terasa. Suhu udara Jakarta misalnya terus mengalami kenaikan, mencapai 34 derajat.

Baca juga : Eddy Soeparno: Peran Strategis Filantropi Dukung Transisi Energi & Pembangunan Berkelanjutan

Selain itu polusi udara semakin pekat dan berpengaruh terhadap warga yang memiliki masalah pernafasan, balita maupun orangtua.

"Sebagian orang bilang ini adalah perubahan iklim, tapi menurut saya kita sudah berada di tengah-tengah krisis iklim. Karena itu harus ada aksi cepat untuk menyelesaikan payung hukum yang memastikan percepatan transisi energi," ujar Eddy dalam keterangannya, Minggu (10/8/2025).

Doktor Ilmu Politik UI ini menjelaskan, meski cadangan bahan bakar fosil Indonesia terbilang masih banyak, tetapi pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depannya harus didasarkan pada platform berkelanjutan, antara lain dengan membangun sumber-sumber energi terbarukan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca juga : PLN EPI Ajak Anak Muda Tanam 530 Bibit Mangrove di Pesisir Jakarta

"Karena itu kami mendorong terus percepatan transisi energi agar bauran energi terbarukan semakin meningkat. Karena, selain masalah kesehatan, polusi dan kenaikan suhu, kita juga bakal gagal meraup investasi asing jika sumber energi terbarukan belum tercukupi," tutur Eddy.

Ia juga mengingatkan, bahwa isu transisi energi erat kaitannya dengan daya saing ekonomi. Negara-negara mitra dagang kini semakin ketat memberlakukan standar ramah lingkungan.

Menurutnya, tanpa langkah cepat dan terukur, Indonesia akan dirugikan dalam berbagai sektor, baik ekonomi maupun kesehatan masyarakat.

Baca juga : 2 Hari Naik Whoosh, Prabowo Tunjukkan Dukungan Terhadap Transportasi Publik

"Krisis ini nyata, sehingga saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendorong dan mendukung percepatan transisi energi,” pungkas Anggota DPR RI Komisi XII tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.