BREAKING NEWS
 

IPR Apresiasi Gerak Cepat Prabowo Tangani Kasus Keracunan MBG

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Minggu, 28 September 2025 12:49 WIB
Presiden Prabowo Subianto memberikan keterangan kepada wartawan, salah satunya mengenai penanganan kasus keracunan MBG, usai lawatan ke sejumlah negara, di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/9/2025). (Foto: Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan mendukung Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan dan menuntaskan kasus keracunan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Menurutnya, Presiden Prabowo harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program MBG. Mulai dari proses administrasi hingga pelaksanaan di lapangan. 

Baca juga : Waspada, Keracunan MBG Jangan Sampai Dipolitisasi

“Untuk itu, saya mengapresiasi gerak cepat Presiden Prabowo yang akan segera memanggil Badan Gizi Nasional (BGN) untuk membahas masalah keracunan ini,” ucapnya, dalam keterangan resmi, Minggu (28/9/2025).

Adsense

Iwan salut dengan gerak cepat Presiden. Padahal, Presiden baru saja pulang dari rangkaian kunjungan kerja ke luar negeri selama 7 hari, termasuk berpidato dalam Sidang Majelis Umum ke-80 PBB di New York, Amerika Serikat. 

Baca juga : Hasil Laboratorium Keracunan Makanan

Dia melanjutkan, masalah keracunan MBG harus diselesaikan dengan tuntas. Termasuk jika ada pelanggaran-pelanggaran dan penyelewengan, harus ditindak secara tegas, demi kebaikan dan keberhasilan program MBG ke depannya. 

“Saya pun sepakat dengan pernyataan Presiden bahwa jangan sampai dipolitisasi oleh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan dari masalah ini. Karena, seperti kata Presiden, tujuan Makan Bergizi Gratis adalah untuk anak-anak Indonesia yang sehat, cerdas dan menjadi harapan masa depan Indonesia,” ucapnya.

Baca juga : Presiden Prabowo Minta Kasus Dugaan Keracunan MBG Tidak Dipolitisasi

Untuk itu, sambungnya, masalah keracunan MBG jangan digiring ke hal yang sifatnya politis. Apalagi sampai menimbulkan keributan seperti menggiring opini dan massa yang menimbulkan perdebatan dan keributan yang tidak berujung yang justru merugikan semua pihak. 

“Mestinya kita mendorong Pemerintah untuk melakukan perbaikan menyeluruh, agar program ini bisa berjalan sebagaimana harapan dan tujuan awal,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense