Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bareskrim Polri Turun Tangan Selidiki Kasus Dugaan Keracunan MBG
Kamis, 25 September 2025 22:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri turun tangan mengasistensi penyelidikan kasus dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di beberapa wilayah Indonesia. Penyelidikan utama ditangani Polda jajaran masing-masing wilayah.
“Untuk MBG yang keracunan, itu ditangani Polda masing-masing. Polda, Polres masing-masing. Kita melakukan asistensi proses penanganannya, supaya kita bisa dapatkan fakta keamanan pangan,” kata Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Helfi Assegaf di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (25/9/2025).
Baca juga : Prihatin Maraknya Kasus Dugaan Keracunan MBG, Dasco Minta BGN Serius Ambil Sikap
Helfi menjelaskan, salah satu fokus yang didalami adalah proses pengamanan makanan, mulai dari hulu hingga hilir.
“Dari hasil pengecekan dan asistensi, tentu muaranya memberikan rekomendasi kepada pemerintah. Terutama kepada penyelenggara MBG,” ujar Helfi, yang juga menjabat Kepala Satgas Pangan Polri.
Investigasi Keracunan
Baca juga : MBG Menu Ikan Hiu Di Ketapang Diduga Bikin Keracunan, Ini Penjelasan BGN
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta aparat penegak hukum (APH) untuk turun langsung menginvestigasi kasus dugaan keracunan program MBG. Langkah ini dinilai penting, agar kasus tersebut bisa diusut tuntas.
“Kita juga meminta APH ikut melakukan investigasi lapangan, agar dapat membedakan mana yang benar-benar keracunan, kelalaian, atau hal-hal yang mungkin disengaja. Begitu kan,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/9/2025).
Baca juga : Bakom: Penegasan Solusi Dua Negara di PBB Jalan Bagi Perdamaian Dunia
Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki dugaan keracunan dalam program MBG. Tim ini bertugas memberikan second opinion agar publik memperoleh penjelasan kredibel.
“Kami membentuk tim khusus agar masyarakat mendapat penjelasan awal yang kredibel tanpa mengganggu otoritas BPOM. Diharapkan, isu-isu tidak berdasar bisa ditekan dan arah penanganan di lapangan menjadi jelas,” ujar Kepala BGN Dadan Hindayana.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya