Sebelumnya
Tim KPK telah melakukan penggeledahan selama lima jam di gedung Dinas PUPR Provinsi Riau. Masuk pukul 13.00 WIB, tim komisi antirasuah baru keluar pukul 17.45 WIB.
Begitu keluar, setumpuk berkas dan barang bukti diangkut ke dalam empat mobil Toyota Innova yang terparkir di halaman gedung. Disusul Kepala Dinas PUPR Riau, Arief Setiawan.
Arief terlihat ikut bersama rombongan dengan menumpang mobil jenis Hilux. Saat hendak naik ke mobil, awak media sempat mencoba meminta keterangan. Namun, Arief memilih bungkam dan hanya menjawab singkat.
Baca juga : PSG Vs Bayern Munchen, Duel Si Paling Ganas
“Tidak ada, tidak ada, aman, aman,” ujarnya singkat sembari berjalan cepat menuju mobilnya.
Konvoi kendaraan KPK kemudian meninggalkan kantor Dinas PUPR Riau dengan mobil yang ditumpangi Arief berada di barisan paling depan.
OTT Keenam KPK di 2025
OTT yang digelar KPK di Riau ini merupakan yang keenam kalinya sepanjang tahun ini. Sebelumnya, pada Maret 2025, KPK menjaring anggota DPRD dan pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.
Baca juga : Pulih Dari Cedera, Jojo Makin Garang
Kemudian, pada Juni 2025, KPK melakukan OTT terkait dugaan suap proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara dan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut.
Berikutnya, pada 7-8 Agustus 2025, KPK menggelar OTT di tiga kota sekaligus, yakni Jakarta, Kendari, dan Makassar, terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan RSUD di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.
Lalu, pada 13 Agustus 2025 KPK melakukan OTT di Jakarta terkait dugaan suap yang berkaitan dengan kerja sama pengelolaan kawasan hutan.
Baca juga : Soeharto Pahlawan Tergantung Prabowo
Terakhir, September 2025, KPK menangkap Wakil Menteri Ketenagakerjaan saat itu, Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel, terkait dugaan Pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan. [YUD]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.