Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bangun Kesehatan Nasional Lewat One Health
Menko PMK Imbau Hapus Ego Sektoral
Senin, 3 November 2025 06:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat penanganan isu kesehatan masyarakat melalui pendekatan One Health. Yakni, sinergi antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.
Menurutnya, persoalan kesehatan seperti stunting, tuberkulosis (TBC), dan penyakit zoonosis tak dapat diselesaikan secara sektoral, tetapi memerlukan kerja sama terpadu berbasis data akurat.
Hal itu disampaikan Pratikno saat menjadi pembicara kunci dalam Forum Ilmiah Tahunan XI dan Musyawarah Kerja Nasional XXI Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) di Universitas Diponegoro, Semarang, Jumat (31/10/2025).
Baca juga : Gerindra Siap Eksekusi 30 Persen Perempuan Di Pimpinan AKD
Dalam paparannya, Pratikno menyoroti tiga isu utama yang masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan manusia, yakni stunting, TBC, dan penyakit zoonosis. Tiga isu itu merupakan persoalan multidimensi yang membutuhkan keterpaduan kebijakan antarinstansi.
“Hampir satu dari lima anak Indonesia mengalami stunting. Ini masalah kita bersama. Untuk TBC, Indonesia masih menjadi kontributor kasus kedua terbesar di dunia setelah India. Keduanya membutuhkan penanganan cepat dan lintas sektor,” ujar Pratikno dalam keterangannya, Minggu (2/11/2025).
Selain itu, Pratikno juga menyoroti ancaman penyakit zoonosis, penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia. Mantan Menteri Sekretaris Negara itu menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap penyakit seperti rabies, flu, malaria, dan demam berdarah yang sebagian besar dipicu faktor lingkungan dan hewan pembawa penyakit.
Baca juga : Di Kuartal III-2025, Jasa Marga Kantongi Laba Rp 2,74 Triliun
“Kesehatan manusia harus ditangani bersamaan dengan kesehatan hewan dan lingkungan. Itulah konsep One Health,” tegasnya.
Mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) itu menilai, pendekatan One Health menegaskan kembali peran penting ahli kesehatan masyarakat dalam memahami persoalan tidak hanya dari aspek klinis, tetapi juga sosial, perilaku, gaya hidup, dan lingkungan.
Dia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi dan menghapus ego sektoral dalam kebijakan kesehatan nasional.
Baca juga : Kolaborasi Kunci Ekonomi Tumbuh Dan Makin Tangguh
“Kami mengajak seluruh pihak untuk tidak bekerja dalam sekat-sekat sektoral. Integrasi data dan koordinasi intensif mutlak diperlukan agar kebijakan dan intervensi kesehatan menjadi lebih presisi,” imbaunya. ASI
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Senin, 3 November 2025 dengan judul "Bangun Kesehatan Nasional Lewat One Health, Menko PMK Imbau Hapus Ego Sektoral"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya