BREAKING NEWS
 

Prabowo: Saya Dan Pak Jokowi Hopeng

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : ADITYA NUGROHO
Jumat, 7 November 2025 07:40 WIB
Presiden ke-7 RI Jokowi dan Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Facebook/Prabowo Subianto)

 Sebelumnya 
Ia menambahkan, hubungannya dengan Jokowi sangat dekat dan bersahabat, bukan rival politik. “Untuk apa saya takut sama beliau? Saya hopeng sama beliau,” katanya. 

Menurut Prabowo, Jokowi telah memimpin selama sepuluh tahun dan dunia mengakui kepemimpinannya. “Inflasi terkendali, pertumbuhan ekonomi baik. Ayo, kita harus jujur menilai, yang benar ya dikatakan benar,” ucapnya disambut tepuk tangan hadirin. 

Tekan Impor Bahan Baku 

Dalam laporannya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, kehadiran LCI akan mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan baku petrokimia. Pasalnya, 70 persen produksi akan dipasarkan di dalam negeri dan 30 persen sisanya diekspor. 

Baca juga : Paham, Anak Yang Lapar Tak Bisa Berpikir Jernih

“Selama ini kita impor bahan baku petrokimia. Dengan beroperasinya pabrik ini, kita tidak lagi impor besar-besaran seperti sebelumnya,” ujar Bahlil. 

Proyek New Ethylene Project LCI merupakan bagian dari kompleks petrokimia terintegrasi di Cilegon yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Dengan investasi sebesar Rp 62 triliun, proyek ini menjadi salah satu yang terbesar di Asia Tenggara. 

Kompleks seluas 110 hektare itu memiliki kapasitas naphtha cracker hingga 3 juta ton per tahun dan menghasilkan produk seperti etilena, propilena, polipropilena, butadiena, dan BTX (benzena, toluena, xilena). Pabrik telah beroperasi komersial sejak Oktober 2025, terintegrasi dengan fasilitas polietilena berkapasitas 450 ribu ton per tahun, serta dapat menggunakan hingga 50 persen LPG sebagai bahan baku. 

Baca juga : Tur Ke Gedung Parlemen, Egaliter Dan Tanpa Pagar

“Hari ini membuktikan bahwa hilirisasi Indonesia tidak hanya di sektor mineral dan batu bara, tetapi juga bergerak di sektor minyak dan gas,” tegas Bahlil. 

Ia menambahkan, selama masa konstruksi hingga tahap awal operasi, proyek ini telah menyerap sekitar 17 ribu tenaga kerja langsung dan total hingga 40 ribu tenaga kerja termasuk tidak langsung. 

Sementara itu, karyawati LCI, Elisabeth Saragionova, menyambut positif peresmian pabrik tersebut. Menurut dia, fasilitas ini akan meningkatkan daya saing sektor petrokimia nasional di kancah global. 

Baca juga : Norman Hadinegoro: Tak Ada Magnet Lagi, Projo Bakal Tenggelam

“Kami optimistis industri ini akan terus maju dan mendunia,” katanya. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense