BREAKING NEWS
 

10 November di Istana: Air Mata Netes di Pipi, Foto di Pigura Diciumi

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : UJANG SUNDA
Selasa, 11 November 2025 08:29 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan tanda kehormatan dan piagam gelar pahlawan nasional kepada keluarga dan ahli waris 10 tokoh, di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Suasana haru menyelimuti Istana Negara, Jakarta, Senin pagi, 10 November 2025. Para keluarga dan ahli waris dari 10 tokoh penerima gelar pahlawan nasional tak kuasa menahan tangis bahagia saat menerima plakat tanda gelar dari Presiden Prabowo Subianto.

Salah satu momen haru itu, terjadi di keluarga Presiden ke-2 RI Soeharto. Dalam penganugerahan ini, tiga anak Soeharto hadir di Istana. Mereka adalah, Siti Hardijanti Hastuti (Mbak Tutut), Bambang Trihatmodjo, dan Siti Hediati Hariyadi (Mbak Titiek). 

Mbak Tutut dan Bambang berada di barisan penerima gelar pahlawan di tengah-tengah ruangan. Sedangkan Mbak Titiek berdiri di barisan sejumlah pejabat negara.

Baca juga : Pelaku Peledakan SMAN 72 Tak Terkait Jaringan Teroris

Usai menyaksikan penyerahan tanda gelar pahlawan, Mbak Titiek menghampiri kedua kakaknya. Ketua Komisi IV DPR itu, langsung memeluk erat Mbak Tutut dan Bambang.

Mbak Titiek tampak berusaha menahan air mata dengan menebar senyum kepada kedua kakaknya. Tutut dan Bambang pun memeluk adiknya dengan penuh haru.

Adsense

Momen emosional lain ditunjukkan Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dan Sekjen PBNU yang juga Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Usai penganugerahan, keduanya menghampiri istri Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sinta Nuriyah Wahid, yang duduk di kursi roda mewakili suaminya. Dengan wajah menunduk penuh hormat, Gus Yahya dan Gus Ipul sungkem kepada Nyai Sinta, lalu mencium tangannya dengan penuh haru. 

Baca juga : Ditegaskan BI, Redenomasi Tak Ubah Nilai Tukar Dan Daya Beli

Suasana penganugerahan semakin syahdu ketika Prabowo menyerahkan tanda pahlawan ke keluarga Marsinah. Kakak dan adik Marsinah, Marsini dan Wijiati, nangis tersedu-sedu. Saat menerima plakat dan surat Keputusan Presiden, Wijiati berlinang air mata. Tangannya bergetar. Dia lalu memeluk dan mencium foto Marsinah, yang dipasang dalam standing pigura di samping kanannya. Ia mencium foto itu, berulang kali dengan tatapan penuh rindu dan bangga. 

Usai acara, Wijiati masih terisak dan menggenggam erat foto Marsinah di dadanya. Sebelum meninggalkan Istana Negara, ia kembali mencium foto wajah Marsinah, kali ini dengan lebih dalam.

Sementara, Marsini mengenang sosok adiknya sebagai perempuan sederhana yang penuh semangat memperjuangkan pendidikan dan keadilan bagi kaum buruh. “Saya tidak menyangka adik saya akan menjadi sosok besar yang mengharumkan nama Nganjuk dan Indonesia,” kata Marsini, dengan suara bergetar.

Baca juga : Komisi Percepatan Reformasi Polri Targetkan Tuntas 3 Bulan

Marsini berharap, semangat perjuangan Marsinah dapat terus hidup di hati para buruh Indonesia. Ia mengingatkan pentingnya kebijakan yang melindungi pekerja dari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan sistem outsourcing yang memberatkan.

“Harapan saya kepada Pemerintah, semoga nasib buruh semakin sejahtera. Jangan sampai ada lagi PHK massal atau sistem outsourcing yang membuat rumah tangga buruh tidak tenang. Semoga dengan kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo, kehidupan buruh bisa lebih baik,” tutur Marsini.

Dia lalu mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada adiknya. “Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo atas anugerah yang diberikan kepada adik saya, Marsinah,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense