Dark/Light Mode

Senang Presiden Soeharto Jadi Pahlawan

Golkar Jabar: Prabowo Torehkan Sejarah Baru

Selasa, 11 November 2025 06:40 WIB
Ketua DPD Golkar Jabar, Tubagus Ace Hasan Syadzily. (Foto: Khairizal Anwar/RM)
Ketua DPD Golkar Jabar, Tubagus Ace Hasan Syadzily. (Foto: Khairizal Anwar/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyambut gembira dan mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo Subianto, yang menetapkan Presiden ke-2 RI, Jenderal HM Soeharto, sebagai pahlawan nasional. Selain bersejarah, langkah itu juga menjadi wujud rekonsiliasi moral bangsa, terhadap sosok yang memiliki peran besar dalam pembangunan nasional.

Ketua DPD Golkar Jabar, Tubagus Ace Hasan Syadzily mengatakan, penetapan Presiden ke-2 RI sebagai pahlawan nasional, merupakan pengakuan negara atas jasa-jasa Jenderal HM Soeharto, yang manfaatnya masih dirasakan hingga saat ini. 

"Partai Golkar menyambut gembira keputusan Presiden Prabowo. Ini adalah pengakuan negara atas jasa besar Pak Harto dalam menegakkan stabilitas, membangun ekonomi nasional, dan meletakkan fondasi pembangunan," ujar Kang Ace, sapaan Tubagus Ace Hasan Syadzily di Bandung, Jabar, Senin (10/11/2025). 

Baca juga : Pemerintah Perkuat Daya Saing Industri Baja Lokal

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) itu menilai, penetapan Soeharto sebagai pahlawan nasional merupakan bagian dari upaya meluruskan sejarah bangsa, dengan cara yang adil dan proporsional. Dia menegaskan, bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menghargai kontribusi tokoh-tokohnya, tanpa menafikan catatan sejarah yang menyertainya. 

"Pak Harto bukan sosok tanpa cela. Tapi, dia adalah manusia yang telah memberi seluruh hidupnya untuk Indonesia. Sudah sepatutnya negara memberikan penghormatan tertinggi atas jasa-jasanya,” cetusnya. 

Di era kepemimpinannya, lanjut Ace, Soeharto terbukti berhasil membawa Indonesia dari kondisi tidak stabil menuju masa pertumbuhan ekonomi yang pesat. Utamanya, pada periode 1970 sampai 1990-an. 

Baca juga : Perbanyak Petugas Perempuan

Menurutnya, pembangunan infrastruktur, swasembada pangan, dan kebijakan pemerataan pembangunan desa, menjadi tonggak penting yang hingga kini masih menjadi rujukan. "Beliau membangun Indonesia dengan visi jangka panjang, dan banyak program yang masih relevan untuk diteruskan," imbuhnya. 

Sebab itu, sambung dia, DPD Golkar Jabar menilai, 'Bapak Pembangunan Indonesia' itu layak mendapat gelar kehormatan dari negara. Selain itu, Ace juga menyoroti karir militer Soeharto yang menonjol sejak muda. 

"Serangan 1 Maret 1949 di Yogyakarta yang dipimpin Letkol Suharto, memiliki makna tersendiri bagi perlawanan tentara dan rakyat Indonesia terhadap pendudukan Belanda. Demikian pula perannya sebagai Panglima Dwikora," tuturnya. 

Baca juga : Pengguna iPhone Tak Bisa Gunakan QRIS Tap, BI Akan Lobi Apple

Lebih lanjut, Ace menyebut, keputusan Presiden Prabowo menetapkan Soeharto sebagai pahlawan nasional sarat akan nilai sejarah, sekaligus menunjukkan karakter kenegarawanan Prabowo. 

"Beliau tidak hanya menghormati sejarah, tapi juga membangun jembatan moral antara masa lalu, masa kini, dan masa depan bangsa," ucapnya. 

Dia menambahkan, keputusan tersebut juga menjadi momentum bagi generasi muda, untuk mempelajari sejarah nasional dengan lebih terbuka dan kritis. Menurut Ace, pemahaman terhadap sosok Soeharto tak seharusnya dibingkai dalam narasi hitam-putih, tapi dilihat dalam konteks sejarah yang kompleks. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.