RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Business and Professional Women (BPW) Indonesia Giwo Rubianto menyambut baik rencana penambahan satu anggota perempuan dalam struktur Komisi Percepatan Reformasi Polri, bentukan Presiden Prabowo Subianto, sejak 7 November 2025.
“Langkah ini, sinyal positif terhadap komitmen inklusivitas dan keberagaman dalam proses reformasi kepolisian,” kata Giwo dalam keterangannya di Jakart, Sabtu (14/11/2025).
Baca juga : Akademisi Apresiasi Langkah Tegas Komdigi Berantas Judi Online
Giwo menegaskan, kehadiran perempuan dalam posisi strategis bukan hanya soal representasi, tetapi juga soal menghadirkan perspektif yang lebih lengkap, humanis, dan sensitif terhadap isu-isu yang langsung dirasakan masyarakat.
Asumsinya, perempuan membawa pendekatan yang lebih kolaboratif dan empatik. Sehingga, menjadi elemen penting dalam mendorong reformasi Polri agar lebih responsif, transparan, dan berkeadilan bagi seluruh warga.
Baca juga : Menkop: Sinergi Kejagung Perkuat Tata Kelola Kopdes Merah Putih
“Satu anggota perempuan tentu merupakan langkah awal yang positif, namun jumlah ini masih jauh dari keseimbangan. Dari total 11 anggota Komisi Reformasi Polri, hanya satu perempuan dan 10 laki-laki, sehingga rasio gender pada komisi ini masih 10:1,” katanya.
Nah, untuk memastikan perspektif perempuan benar-benar terdengar dan berpengaruh dalam pengambilan keputusan, diperlukan penambahan anggota perempuan lebih banyak lagi.
Baca juga : Komisi Percepatan Reformasi Polri Targetkan Tuntas 3 Bulan
Catatannya, reformasi Polri membutuhkan beragam perspektif agar kebijakan yang dihasilkan lebih menyeluruh dan efektif. Pelibatan perempuan, akan memperkaya proses pengambilan keputusan, terutama dalam aspek perlindungan HAM, transparansi, serta peningkatan kualitas layanan publik kepolisian.
“Saya berharap langkah ini tidak berhenti pada penambahan satu nama saja, tetapi menjadi gerbang menuju partisipasi perempuan yang lebih luas pada berbagai tingkatan, baik dalam proses pengambilan keputusan maupun peran strategis di berbagai lembaga,” harapnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.