BREAKING NEWS
 

Pemerintah Perkuat Kepemimpinan Disabilitas Lewat Program Inklusi Nasional 2025

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Selasa, 9 Desember 2025 12:23 WIB
Ilustrasi. (Dok. Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komitmen Pemerintah Indonesia memperkuat kepemimpinan penyandang disabilitas di berbagai bidang dipertegas pada peringatan Hari Disabilitas Nasional 2025. Langkah inklusi ditempuh melalui kebijakan layanan publik, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

Pemerintah menegaskan upaya memperluas ruang partisipasi penyandang disabilitas agar menjadi penggerak perubahan di masyarakat. Pendekatan inklusif dipandang sebagai bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menuju Indonesia Ramah Semua. Arahnya membangun masa depan yang setara dan berkeadilan.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya posisi penyandang disabilitas sebagai bagian utama pembangunan nasional.

“Pembangunan inklusif berarti semua orang bisa menjadi bagian solusi,” ujar Gibran dalam siaran pers Senin (8/12/2025).

Baca juga : PET Gelar Apel Siaga, TNI-Polri Turut Perkuat Pengamanan Energi Nasional

Sepanjang 2025, Pemerintah menjalankan program lintas sektor untuk memperkuat pelindungan dan kemandirian penyandang disabilitas. Kementerian Sosial menggerakkan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI). Program ini menyediakan alat bantu, pelatihan, dan dukungan inkubasi wirausaha sosial kepada 69.000 penerima manfaat. Program Keluarga Harapan atau PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT juga diperluas ke lebih dari 1,1 juta penerima disabilitas.

Program Makan Bergizi Gratis kini menjangkau 42.000 penyandang disabilitas rentan di seluruh Indonesia. Pemerintah berharap hak dasar terhadap gizi dan kemandirian ekonomi dapat meningkat melalui program terintegrasi.

Akses layanan publik berbasis digital juga diperluas di ruang informasi. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sedang menyusun Rancangan Peraturan Menteri terkait Layanan Komunikasi dan Informasi Publik bagi Penyandang Disabilitas. 

Adsense

Tujuannya peraturan tersebut yaitu menjalankan amanat Peraturan Pemerintah 70 Tahun 2019 serta memastikan kesetaraan akses digital. Portal pemerintah telah dilengkapi teks alternatif, bahasa isyarat, mode kontras tinggi, dan navigasi suara.

Baca juga : Kemenperin: PMK 82 Kerek Kualitas Layanan Vokasi Industri

Di sektor kesehatan, Kementerian Kesehatan menargetkan 40 persen rumah sakit nasional menjadi ramah disabilitas. Fasilitas aksesibilitas dan pelayanan medis adaptif disiapkan secara bertahap. Pada ranah hukum, Mahkamah Agung memperluas penerapan akomodasi layak bagi saksi dan korban disabilitas. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau KemenPPPA memperkuat layanan SAPA 129 di 270 kabupaten dan kota.

Selain kementerian, pemerintah daerah ikut berperan mempercepat perubahan. Kabupaten Lampung Tengah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2025 mengenai Penghormatan, Pelindungan, dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas. Aturan ini menjadi pelopor pencegahan kekerasan dan pemberdayaan ekonomi di tingkat kabupaten.

Laporan UN ESCAP Asia Pacific Disability Outlook 2024 menempatkan Indonesia sebagai negara dengan kemajuan signifikan dalam pengarusutamaan kebijakan disabilitas. Capaian terlihat pada literasi digital, pelindungan hukum, dan inklusi ekonomi.

Pemerintah terus menekankan pentingnya kepemimpinan komunitas disabilitas dalam kebijakan publik. Pendekatan partisipatif dinilai meningkatkan efektivitas program dan mempercepat perubahan inklusif.

Baca juga : LAN Perkuat Kualitas Kepemimpinan ASN Lewat Rakornas PKA–PKP

“Kita ingin memberi ruang luas bagi penyandang disabilitas,” kata Gibran.

Pemerintah memastikan arah kebijakan inklusi berjalan melalui kolaborasi lintas kementerian dan daerah. Upaya ini menunjukkan bahwa inklusi bukan hanya wacana, tetapi langkah nyata menuju pembangunan manusia yang setara dan berkeadilan.

Indonesia terus melangkah menuju masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense