RM.id Rakyat Merdeka - Ketidakharmonisan hubungan Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan dan Wakil Gubernur (Wagub) Krisantus Kurniawan, mendapat sorotan berbagai kalangan. Keduanya diminta segera melakukan rekonsiliasi, agar penanganan berbagai persoalan dan pelayanan masyarakat tidak terganggu oleh polemik yang terjadi.
Ketua Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI) Provinsi Kalbar Doni Prasetya Satriadi menyatakan, ketegangan antara gubernur dan wagub Kalbar tak boleh dibiarkan berkepanjangan.
Dia mendorong kedua pihak segera meredakan ketegangan dan kembali membangun komunikasi yang solid, demi menjaga efektivitas birokrasi dan layanan publik.
Baca juga : Gerindra Acungkan Jempol Ke Pemerintah
“Kami berharap, kedua tokoh segera duduk bersama dan menemukan titik temu. Kepentingan rakyat Kalbar harus menjadi prioritas utama,” ujar Doni kepada wartawan di Pontianak, Kalbar, Selasa (9/12/2025).
Diketahui, polemik di jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar menjadi sorotan publik, setelah viralnya pernyataan Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan. Dia mengungkapkan kekecewaan secara terbuka, lantaran tidak dilibatkan dalam proses seleksi dan penetapan pejabat yang dilantik oleh Pemprov Kalbar.
Meski pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) di lingkungan Pemprov Kalbar telah dilakukan, Jumat (5/12/2025), dinamika tersebut memicu pertanyaan dan sorotan publik tentang soliditas kepemimpinan daerah.
Baca juga : Mentan: Stok Cukup, Disiapkan 3 Kali Lipat
Melanjutkan keterangannya, Doni mengatakan, penataan birokrasi yang dilakukan Gubernur Kalbar tidak melanggar aturan hukum. Namun, dia menekankan pentingnya menjaga etika politik dan komunikasi yang baik antara gubernur dan wakilnya.
“Wakil gubernur bukan figur pelengkap. Dia juga memegang mandat publik dan tanggung jawab moral terhadap masyarakat,” tegasnya.
Menurut Doni, disharmoni antarpimpinan daerah sering terjadi bukan karena pelanggaran hukum, tapi kurangnya penghormatan terhadap prinsip etika kepemimpinan.
Baca juga : Transaksi Harbolnas Akhir Tahun Diproyeksi Moncer
“Pasangan NKRI, julukan untuk duet Ria Norsan dan Krisantus, dipilih melalui dukungan politik. Jadi, harus menjaga kebersamaan hingga masa jabatan berakhir,” imbuhnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.