BREAKING NEWS
 

Hubungan Tak Harmonis, Pelayanan Bisa Terganggu

Gubernur-Wagub Kalbar Diminta Duduk Bersama

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : ROMDONY SETIAWAN
Rabu, 10 Desember 2025 06:45 WIB
Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan dan Wakil Gubernur (Wagub) Krisantus Kurniawan. (Foto: Dok. Pemprov Kalbar)

 Sebelumnya 
Pesan serupa disampaikan Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalbar Muhamad Sani. Dia mengingatkan, masyarakat sedang menghadapi banyak tantangan, mulai dari ekonomi, potensi konflik sosial, hingga ketegangan politik nasional. 

“Dalam situasi seperti ini, keharmonisan antara gubernur dan wakil gubernur, menjadi kunci menjaga stabilitas daerah. Tolong, jangan buat suasana gaduh. Pemimpin harus memberi kesejukan, bukan menambah kegelisahan,” pintanya. 

Sani menegaskan, setiap kebijakan kepala daerah harus mengutamakan kepercayaan dan aspirasi masyarakat. Terlebih, Pemprov merupakan perpanjangan tangan Pemerintah Pusat di daerah. 

Baca juga : Gerindra Acungkan Jempol Ke Pemerintah

“Kepala daerah harus mengikuti arah kebijakan nasional. Karenanya, keharmonisan internal sangat penting bagi jalannya pembangunan di daerah,” jelasnya. 

Ketua Fraksi PDI Perjuangan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalbar Agus Sudarmansyah juga menyoroti polemik yang muncul sehari sebelum pelantikan 26 pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Kalbar. Meski proses pelantikan berjalan sesuai aturan, dia memahami kemarahan Wagub Kalbar. 

“Pak Krisantus merasa tersisihkan. Kami melihat, itu wajar terjadi. Kritik boleh disampaikan,” ujarnya. 

Baca juga : Mentan: Stok Cukup, Disiapkan 3 Kali Lipat

Agus menilai, polemik antara gubernur dan wagub Kalbar bukan disebabkan oleh pelanggaran hukum, tapi persoalan etika dan komunikasi. Sebab itu, dia mengingatkan, gubernur dan wagub merupakan satu paket kepemimpinan yang harus saling melibatkan dalam pengambilan keputusan strategis. 

“Tidak boleh muncul kubu-kubuan. Itu tidak baik bagi tata kelola pemerintahan maupun pembangunan Kalbar,” cetusnya. 

Lebih lanjut, Agus berharap, suasana politik dan komunikasi di lingkungan Pemprov Kalbar segera kondusif agar roda pemerintahan berjalan efektif dan masyarakat tidak dirugikan. 

Baca juga : Transaksi Harbolnas Akhir Tahun Diproyeksi Moncer

“Kalau suasana harmonis tercipta, Insya Allah seluruh program Pemerintah terlaksana dengan baik, dan masyarakat dapat merasakan dampak dari kepemimpinan mereka,” tandasnya. [KAL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense