BREAKING NEWS
 

Bupati Ardito Wijaya Kena OTT KPK, Golkar Lampung Tak Mau Berikan Bantuan Hukum

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : ROMDONY SETIAWAN
Jumat, 12 Desember 2025 06:40 WIB
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya dikawal petugas setelah resmi ditahan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (11/12/2025). (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Lampung memastikan, tak akan memberi pendampingan dan bantuan hukum kepada Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (10/12/2025) malam.

Partai Beringin memiliki komitmen kuat terhadap pemberantasan korupsi, serta telah melarang seluruh kader dan pengurus, untuk menjauhi praktik haram tersebut. 

Ketua DPD Golkar Lampung, Hanan A Rozak menegaskan, Partai Golkar memiliki komitmen terhadap penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, serta telah melarang seluruh kader dan pengurus untuk menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Sebab itu, pihaknya tak akan memberi bantuan hukum kepada kader dan pengurus, yang terlibat kasus tersebut. 

Baca juga : BTN Guyur KPR Rp 504 T, Layani 5,7 Juta Keluarga

“Soal kasus dugaan korupsi, kader yang terlibat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum. DPD Partai Golkar tidak akan memberi pendampingan dan bantuan hukum,” ujar Hanan di Bandar Lampung, Kamis (11/12/2025). 

Diketahui, KPK telah menetapkan Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, dan empat orang lainnya, sebagai tersangka kasus dugaan suap atau gratifikasi, dengan nilai total Rp 5,75 miliar. Dalam kasus tersebut, Ardito mematok fee sebesar 15 sampai 20 persen, untuk sejumlah proyek di Lampung Tengah, sejak dirinya dilantik pada Februari 2025. 

Politisi Partai Golkar itu diduga menerima fee Rp 5,25 miliar, dan menerima uang Rp 500 juta dari pengadaan alat kesehatan. 

Baca juga : Indonesia Percepat Proses Aksesi OECD

KPK menduga uang tersebut digunakan untuk biaya operasional bupati, serta pelunasan pinjaman bank saat kampanye Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) 2024 lalu. 

Melanjutkan keterangannya, Hanan mengungkit tentang status Ardito di Partai Beringin. Menurutnya, Bupati Lampung Tengah itu belum lama bergabung, bahkan sempat memimpin salah satu partai politik di Lampung Tengah. 

Adsense

“Saat Pilkada Kabupaten Lampung Tengah, Ardito belum bergabung dengan Partai Golkar. Dia diusung partai lain. Dia orang baru di Partai Golkar,” cetusnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense