RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menjenguk para siswa dan guru SDN 01 Kalibaru, korban tertabrak mobil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di RSUD Koja, Jakarta Utara, Kamis (11/12/2025) sore.
Gibran menyampaikan permintaan maaf, dan memastikan insiden tragis ini, akan diusut tuntas. Gibran tiba di RSUD Koja sekitar pukul 15.30 WIB. Mengenakan batik cokelat, eks Wali Kota Solo ini, langsung menuju lift untuk melihat kondisi korban yang dirawat di ruangan ICU. Setelah dari ruang ICU, dia turun menuju para korban yang ada di ruang IGD.
Tak lama kemudian, Wapres keluar dari ruang perawatan didampingi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. Dia kemudian menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.
“Atas nama Pemerintah, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, dan menyayangkan kejadian ini. Kejadian seperti ini tidak boleh terulang,” tegas Gibran.
Baca juga : Kepala Daerah Harus Punya Sense Of Crisis
Dia menekankan, penanganan medis bagi para korban harus maksimal. Dia juga meminta ada pendampingan dan trauma healing untuk para siswa.
Gibran juga memastikan kasus ini akan diproses secara hukum. “Segera dilakukan pengusutan, penegakan hukum, dan evaluasi menyeluruh,” katanya.
Sebelumnya, mobil MBG menabrak sejumlah siswa SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, sekitar pukul 06.38 WIB. Dalam video yang diunggah akun Instagram @jakut_update, mobil Gran Max putih bernopol B 2093 UIU terlihat melaju tak terkendali dan menabrak barisan siswa serta guru yang tengah bersiap mengikuti kegiatan pagi.
Sejumlah siswa terpental dan tergeletak, bahkan ada yang terjebak di kolong mobil. Suasana berubah histeris. “Ya Allah, tolongin, ya Allah,” teriak seseorang dalam video.
Baca juga : Irma Suryani Chaniago: Keamanan Jadi PR Yang Penting Buat Pemerintah
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di RSUD Cilincing mencatat total 22 korban, terdiri atas 21 siswa SDN Kalibaru 01 dan satu guru yang mengalami luka berat.
Sebanyak 14 siswa dirawat di RSUD Cilincing, sementara tujuh siswa dan seorang guru dirawat di RSUD Koja. Hingga pukul 15.30 WIB, BPBD menyebut 11 korban telah dipulangkan dari RSUD Cilincing. Sementara tiga orang di RSUD Cilincing dan delapan orang di RSUD Koja masih menjalani rawat inap.
Guru SDN 01 Kalibaru, Tedy menceritakan, saat kejadian ratusan pelajar dan guru sedang berkumpul di lapangan untuk mengikuti kegiatan literasi yang rutin digelar setiap Kamis. Tiba-tiba terdengar suara keras gerbang roboh. Rupanya mobil MBG menerobos masuk ke lapangan sekolah.
“Kami langsung mengevakuasi anak-anak karena ada yang terlindas. Sopir juga langsung kami amankan,” kata Tedy.
Baca juga : Mirah Sumirat: Banyak Kepentingan, Bakal Sulit Terbentuk
Kepala BGN Dadan Hindayana menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut dan memastikan biaya perawatan korban ditanggung penuh BGN. “Ini musibah yang sangat mengejutkan,” katanya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.