BREAKING NEWS
 

Penyaluran Terbanyak Sepanjang Sejarah

Penjual Seblak, Ojol, Dkk Kini Mudah Punya Rumah

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : ADITYA NUGROHO
Minggu, 21 Desember 2025 08:05 WIB
Presiden Prabowo Subianto didampingi Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (kedua kanan) dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (kiri) saat acara akad massal Rumah Subsidi Menyala di Perumahan Pondok Banten Indah, Kota Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025). (Foto: Biro Pers)

 Sebelumnya 
Dalam konteks pembangunan rumah subsidi untuk rakyat, perhatian pemerintah harus diberikan kepada kelompok paling lemah. Tugas pemimpin adalah membuat wong cilik iso gemuyu

“Orang kecil bisa ketawa dan senyum, itu artinya mereka bisa hidup layak,” imbuhnya. 

Presiden Prabowo me­nyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada penerima manfaat. (Foto: Biro Pers)

Dalam acara tersebut, Prabowo me­nyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada 10 penerima manfaat dari berbagai profesi, mulai dari guru, penyandang tunanetra, tukang pijat, pedagang kopi keliling, tukang cukur, nelayan, hingga prajurit TNI. 

Baca juga : Pengungsi Bencana Diserang Penyakit

Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan, kemudahan akses kepemilikan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) menjadi prioritas pemerintah saat ini. Kemudahan tersebut terlihat dari skema pembiayaan yang sangat terjangkau, sehingga memungkinkan berbagai profesi untuk memiliki rumah. 

“Cicilan di Bank BTN tenor 20 tahun, angsurannya Rp 1,1 juta. Uang muka (DP) hanya 1 persen, kemudian Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) juga sudah gratis. Ini sangat bagus sekali,” ujar Maruarar. 

Maruarar menambahkan, prioritas pemerintah dalam mempermudah akses perumahan ini terbukti efektif dengan tercapainya rekor penyaluran rumah subsidi tertinggi sepanjang sejarah. 

Baca juga : Selamatkan 20 Warga Saat Banjir Bandang, Sertu Giman Pertaruhkan Nyawa

“Hari ini (kemarin) tercatat rekor 266.000 unit. Paling besar sebelumnya, sejak inisiasi program FLPP tahun 2010, adalah pada 2023 dengan 229.000 unit,” katanya. 

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengatakan, apresiasi dari pemerintah menjadi energi tambahan bagi BP Tapera untuk terus meningkatkan kinerja dalam memenuhi kebutuhan hunian MBR. 

Secara historis, penyaluran FLPP menunjukkan tren pertumbuhan signifikan. Pada 2020, penyaluran tercatat sebanyak 109.253 unit, meningkat menjadi 178.728 unit pada 2021, kemudian 226.000 unit pada 2022, serta 229.000 unit pada 2023. Meski sempat terkoreksi pada 2024 menjadi 200.300 unit, kinerja 2025 kembali melesat tajam. 

Baca juga : Disambangi Dubes RI Untuk AS, Trump: Saya Sahabat Dekat Prabowo

Pasangan suami istri Haris Munandar dan Neni Kartini tak bisa menyembunyikan rasa syukur setelah akhirnya memiliki rumah sendiri melalui program rumah bersubsidi yang direalisasikan Presiden Prabowo. 

Menurutnya, program rumah subsidi memberikan kemudahan besar bagi masyarakat berpenghasilan terbatas yang selama ini kesulitan memiliki rumah sendiri. “Kalau sekarang itu enak, kita sudah terima. Ada tanahnya, ada bangunannya, langsung bisa ditempati,” ujarnya. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense