BREAKING NEWS
 

Perbaikan Jembatan, Sungai Dikeruk, Akses Dibuka

Area Bencana Semoga Pulih Sebelum Lebaran

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : ADITYA NUGROHO
Minggu, 11 Januari 2026 07:55 WIB
Warga melintasi jembatan bailey Beutong Ateuh Banggalang yang baru selesai dibangun di Desa Blang Beurandeh, Nagan Raya, Aceh, Sabtu (10/1/2026). (Foto: Antara Foto)

 Sebelumnya 
Sementara itu, Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, langsung melakukan pemetaan kondisi wilayah terdampak. Berdasarkan hasil pemetaan, daerah terdampak dibagi dalam tiga kategori, yakni wilayah yang sudah pulih atau mendekati normal, setengah pulih, dan belum pulih. 

“Dari 52 kabupaten/kota terdampak di tiga provinsi, masih terdapat 15 daerah yang masuk kategori belum pulih. Aceh menjadi provinsi dengan jumlah wilayah belum pulih terbanyak, sementara Sumatera Barat menunjukkan tingkat pemulihan paling tinggi,” kata Tito. 

Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah telah melakukan penanganan darurat sejak fase awal bencana, termasuk pembukaan akses jalan, pembangunan jembatan darurat, layanan kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Sejumlah wilayah kini mulai menunjukkan kemajuan dengan kembali berfungsinya pemerintahan, layanan pendidikan, kesehatan, serta aktivitas ekonomi warga. 

Baca juga : 1 Juta Ton Beras Siap Diekspor

Untuk mempercepat pemulihan, Tito mengusulkan penambahan sekitar 5.000 personel dari unsur TNI, Polri, dan aparatur sipil negara (ASN) guna membantu pembersihan lingkungan, kantor pemerintahan, dan fasilitas umum. 

“Pemulihan harus dipercepat sebelum Ramadan karena setelah itu pekerjaan akan lebih berat,” ujarnya. 

Bansos Korban Banjir 

Sementara itu, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengatakan, pemerintah telah menyiapkan skema bantuan sosial adaptif kebencanaan dengan total kebutuhan anggaran sekitar Rp 2 triliun. Dari jumlah tersebut, lebih dari Rp 600 miliar telah siap disalurkan. 

Baca juga : 5 Investor Masuk, Perbankan Ritel Beroperasi, IKN Makin Diminati

Dana tersebut dialokasikan untuk santunan ahli waris dan korban luka, jaminan hidup, pengisian hunian sementara dan hunian tetap, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat terdampak. 

Selain bantuan tunai, Kementerian Sosial juga menyiapkan bantuan isian rumah senilai Rp 3 juta per keluarga bagi penghuni hunian sementara dan hunian tetap, serta dukungan pemberdayaan ekonomi berdasarkan hasil asesmen lapangan. 

Terkait pemulihan infrastruktur, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan TNI AD telah menyelesaikan pembangunan 17 jembatan bailey dari target 40 unit. “Sementara jembatan aramco yang telah siap berjumlah 13 unit dan akan terus bertambah hingga mencapai 50 titik,” kata Maruli dalam keterangan tertulis. 

Baca juga : Bhima Yudhistira: Utang Naik Karena Daya Beli Merosot

Ia menambahkan, pembangunan jembatan dilakukan dengan konstruksi yang dirancang untuk menopang kendaraan berat serta mendukung pemulihan fasilitas publik, termasuk sekolah dan sarana umum lainnya. [MEN/DIT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense