RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menargetkan Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai berfungsi sebagai ibu kota politik pada 2028. Karena itu, para investor baik lokal maupun luar negeri diminta tidak ragu menanamkan modal di kawasan IKN.
Hal tersebut disampaikan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo usai melakukan penanaman pohon bungur sebagai bagian dari penerapan konsep forest city di Plaza Bhinneka Tunggal Ika, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (13/1/2026).
“Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh agar IKN benar-benar siap dan berfungsi sebagai ibu kota politik,” kata Dody.
Menurut dia, Kementerian PU mendukung pembangunan IKN sesuai tugas dan tanggung jawabnya. Seluruh proses pembangunan akan dikerjakan tepat waktu, tepat kualitas, serta efektif dan efisien.
Lebih lanjut, Dody menegaskan komitmen pihaknya untuk membangun infrastruktur pendukung IKN, mulai dari jalan tol hingga bendungan. “Jalan tol akan kami upayakan selesai secepat-cepatnya. Begitu juga bendungan, termasuk penyediaan air minum dan perpipaan,” tegasnya.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyambut positif kepastian yang disampaikan Menteri PU. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dengan Kementerian PU, antara lain pembukaan Jalan Tol Pulau Balang, Balikpapan, selama periode Natal dan Tahun Baru.
Baca juga : Kunjungi Papua, Gibran Cek Sekolah Hingga Borong Ikan
“Langkah ini sangat membantu dan membuat antusiasme pengunjung selama Nataru, yang jumlahnya mencapai lebih dari 300 ribu orang dalam lima hari,” ujar Basuki.
Basuki juga mengapresiasi kunjungan Presiden Prabowo ke IKN. Menurut dia, kunjungan tersebut menjadi penegasan komitmen pemerintah untuk melanjutkan dan mempercepat pembangunan IKN sebagai ibu kota politik Indonesia pada 2028.
Ia menilai kunjungan Prabowo tidak hanya memberikan semangat bagi para pelaksana pembangunan, tetapi juga menjadi sinyal kuat bagi masyarakat dan investor agar tidak lagi meragukan keberlanjutan proyek strategis nasional tersebut.
Lebih lanjut, Basuki menegaskan, komitmen Otorita IKN untuk melaksanakan seluruh arahan Kepala Negara sesuai ketentuan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025.
“Kami di Otorita IKN bertekad melaksanakan tugas dan amanah ini sebaik-baiknya serta tepat waktu, sebagaimana diperintahkan dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2025,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Prabowo telah menandatangani Perpres Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025 pada 30 Juni 2025, yang kemudian diundangkan pada Jumat (19/9/2025).
Baca juga : Pemulihan Pasca-Bencana, Sumbar Paling Duluan Normal
Ketentuan terkait IKN secara rinci tercantum dalam lampiran perpres yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari aturan tersebut. Dalam lampiran disebutkan bahwa perencanaan dan pembangunan kawasan serta pemindahan ke IKN dilaksanakan untuk mendukung terwujudnya IKN sebagai ibu kota politik pada 2028.
Sebelumnya, Prabowo menginap di IKN saat melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan pada Senin (12/1/2026). Kunjungan tersebut menjadi yang pertama sejak Prabowo dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2024.
Selama dua hari, dari Senin (12/1/2026) hingga Selasa (13/1/2026), Prabowo meninjau proyek pembangunan Sekolah Taruna Nusantara di kawasan inti IKN. Kepala Negara juga mengikuti pemaparan perkembangan IKN oleh Kepala Otorita IKN serta menggelar rapat terbatas di Istana Negara IKN bersama para menteri dan pimpinan lembaga terkait.
Dalam rapat tersebut, Prabowo menerima laporan mengenai progres pembangunan IKN, sekaligus memberikan sejumlah koreksi terkait desain dan fungsi bangunan. Presiden menekankan agar IKN benar-benar mendukung efektivitas kinerja pemerintahan.
Lima Investor Baru Masuk IKN
Jumlah investor yang masuk ke IKN terus bertambah. Terbaru, Otorita IKN mencatat masuknya lima investor baru. Mereka telah menandatangani tujuh perjanjian pemanfaatan lahan.
Baca juga : Kembali Disuarakan Golkar, Koalisi Permanen Bantu Soliditas Pemerintahan
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Sudiro Roi Santoso mengatakan, berbagai proyek investasi tersebut direncanakan mulai berjalan pada pertengahan 2026.
Kelima investor tersebut yakni PT Bahagia Bangunnusa, PT Rangga Ekapratama, PT Fajar Maju Berkarya Gilang, PT Batara Maduma Prospernusa, serta PT Haidir Griya Karya dari Asatu Corporation.
“Sebagian besar dari tujuh perjanjian kerja sama ini akan memulai pembangunan sekitar pertengahan tahun 2026. Saat ini, para pelaku usaha tengah mempersiapkan tahapan perjanjian lanjutan dan perizinannya,” ujar Roi, Jumat (9/1/2026).
Para investor tersebut akan mengembangkan berbagai sektor usaha, mulai dari kawasan kuliner, niaga, perkantoran, hingga fasilitas olahraga dan sarana pendukung lainnya. Kehadiran proyek-proyek ini diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi serta menciptakan lapangan kerja di Nusantara.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.