RM.id Rakyat Merdeka - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi total 48 kantong jenazah korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, hingga hari keempat operasi pencarian, Kamis (29/1/2026).
Pada pencarian hari keempat ini, petugas menemukan delapan jenazah baru yang langsung diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, mengungkapkan bahwa seluruh temuan tersebut telah berada di tangan tim medis untuk proses identifikasi.
Baca juga : 23 Marinir Jadi Korban Longsor Cisarua, 4 Meninggal, 19 Hilang
"Sampai pukul 18.30 WIB total temuan sejak hari pertama mencapai 48 body pack yang telah diserahkan kepada Tim DVI," ujar Ade dilansir ANTARA, di Bandung Barat.
Berdasarkan pembaruan data terkini, jumlah warga terdampak longsor tercatat mencapai 155 jiwa, dengan rincian 75 orang selamat dan 80 orang sempat dilaporkan hilang. Dengan ditemukannya 48 korban, maka hingga saat ini masih terdapat 33 warga yang dalam proses pencarian.
Terkait kelanjutan operasi, Ade menegaskan bahwa tim harus beristirahat sejenak demi keselamatan. "Untuk hari ini pencarian kami hentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali," lanjutnya.
Baca juga : Longsor Bandung Barat, Basarnas: 61 Korban Tertimbun, 29 Jenazah Dievakuasi
Operasi pada hari keempat ini diakui cukup berat lantaran terkendala hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur sejak pagi hari. Tim SAR juga mulai memperluas wilayah penyisiran dari sektor A2 menuju sektor B2 untuk memaksimalkan pencarian. Ade mensyukuri perubahan cuaca yang terjadi pada waktu sore.
"Alhamdulillah sore hari cuaca cerah sehingga kami bisa menemukan delapan body pack," tambah Ade.
Sesuai dengan keputusan penetapan status tanggap darurat bencana, operasi penyelamatan ini direncanakan akan berlangsung dalam jangka panjang. Evaluasi berkala tetap akan dilakukan untuk memantau efektivitas tim di lapangan.
Baca juga : Kunjungi Korban Longsor Cisarua, Gibran Bicara Alih Fungsi Hutan
"Operasi SAR direncanakan akan terus dilakukan hingga 14 hari ke depan dan akan dievaluasi pada hari ketujuh," pungkas Ade.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.