BREAKING NEWS
 

Pemerintah Kebut Pembangunan Huntap di Sumatera Utara dan Tapanuli Selatan

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Jumat, 30 Januari 2026 20:07 WIB
Pembangunan huntara dan huntap di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, dikerjakan oleh personel Satuan Brimob Polda Sumatera Barat. (Foto: Dok Tim Media Presiden)

RM.id  Rakyat Merdeka - Seiring dengan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana, pemerintah juga terus mengakselerasi pemulihan pascabencana melalui percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) di sejumlah wilayah.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan yang diterima Badan Komunikasi Pemerintah RI pada Jumat (30/1/2026), pemerintah saat ini tengah mempercepat pembangunan huntap di beberapa daerah terdampak bencana.

Di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, pembangunan pondasi huntap telah dimulai di Dusun Simate Mate.

Sebanyak 103 unit rumah akan dibangun di atas lahan seluas lebih dari dua hektare yang merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.

Baca juga : TNI Kebut Pembangunan 8 Jembatan di Sumut Demi Pulihkan Konektivitas Warga

Pembangunan huntap tersebut didukung oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Rumah yang dibangun merupakan tipe 36 dengan dua kamar tidur dan diperuntukkan bagi warga terdampak bencana yang rumahnya mengalami rusak berat, hilang, atau berada di wilayah zonasi merah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Utara, Budiman Gultom, pekan lalu menyampaikan bahwa pembangunan huntap tersebut ditargetkan rampung pada 21 April 2026.

Adsense

Percepatan pembangunan huntap juga dilakukan di Kabupaten Tapanuli Selatan. Di Desa Sigala-gala, Kecamatan Batang Toru, sebanyak 227 unit huntap tengah dibangun bagi warga terdampak banjir besar di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, pembangunan huntap di wilayah tersebut telah memasuki berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari pembangunan pondasi, pemasangan dinding bata, hingga pemasangan kusen pintu.

Baca juga : Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Pembangunan Huntara Di Sumatera

Selain pembangunan hunian tetap, pemerintah juga terus melakukan penyiapan lahan untuk mendukung transisi warga dari hunian sementara menuju hunian permanen.

Sejalan dengan itu, pembangunan huntara masih terus berlangsung. Di Desa Sibalanga, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara tengah membangun sebanyak 40 unit huntara di wilayah terpencil dengan waktu tempuh sekitar delapan jam perjalanan darat dari Kota Medan.

Proses pembangunan huntara dan huntap tersebut melibatkan kolaborasi lintas sektor kementerian dan lembaga. Salah satunya terlihat di Sumatera Barat, pembangunan huntara di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, dikerjakan oleh personel Satuan Brimob Polda Sumatera Barat.

Saat ini, pembangunan huntara tersebut tengah memasuki tahap pemasangan dinding, lantai, rangka bangunan, serta proses pengecoran.

Baca juga : Pemulihan Pascabencana, Huntara di Sejumlah Daerah Sumbar Hampir Rampung

Melalui penyediaan hunian permanen sekaligus memastikan ketersediaan hunian sementara bagi masyarakat terdampak, pemerintah terus mendorong pemulihan pascabencana agar berjalan secara berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense