Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Pemerintah Genjot Komoditas Pertanian Jadi Sumber Biofuel Nasional
Rabu, 28 Januari 2026 16:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tengah mendorong pemanfaatan sejumlah komoditas pertanian sebagai bahan bakar minyak (BBM) nabati atau biofuel.
“Untuk biofuel, yang pertama itu adalah sawit. Kemudian tebu. Ini kan sumber-sumber energi untuk biofuel. Selanjutnya nanti kita dorong singkong,” kata Amran di Komplek Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Baca juga : SIM Keliling Tangerang Kota Senin 26 Januari, Cek di Sini Lokasinya
Amran mengaku Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan biofuel berbasis pertanian. Sebab, Indonesia merupakan negara agraris dengan sumber daya alam yang melimpah.
Menurutnya, pengolahan hasil pertanian menjadi biofuel dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor energi.
Baca juga : Pemerintah Terjunkan Lima Klaster Terpadu Tangani Longsor Bandung Barat
“Ini potensi kita besar. Kita ini negara agraris. Dan insya Allah tahun ini, sesuai hasil koordinasi, kita tidak impor lagi solar karena kita sudah masuk B50,” ungkapnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan etanol dari sawit, singkong dan tebu dapat menjadi bahan baku utama untuk menggantikan BBM berbasis fosil.
Baca juga : Transformasi PalmCo Dinilai Perkuat Kemandirian Pangan dan Energi Nasional
"Kita rencanakan dalam lima tahun semua daerah bisa berdiri di atas kakinya sendiri, swasembada pangan dan swasembada energi. Dengan demikian kita akan menghemat ratusan triliun untuk subsidi, ratusan triliun untuk impor BBM dari luar negeri,” jelas Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/12/2025).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya