BREAKING NEWS
 

Kenang Pesan Meri Hoegeng, Kapolri: Jadi Inspirasi bagi Polri Jaga Integritas

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 4 Februari 2026 14:11 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri mendiang mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/2/2026). (Foto: Imam Kurniawan/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri mendiang mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/2/2026). 

Dalam kesempatan tersebut, Sigit mengenang pesan-pesan Eyang Meri yang selama ini disampaikan kepada keluarga besar Polri.

Menurutnya, nasihat tersebut menjadi sumber inspirasi sekaligus semangat keteladanan bagi seluruh personel Korps Bhayangkara.

Baca juga : Mensesneg: Gentengisasi Bagian Dari Penataan Lingkungan Dan Pariwisata

“Beliau selalu berpesan di setiap acara kami, jadilah polisi yang baik, memiliki integritas, serta mampu melindungi dan mengayomi masyarakat,” ungkap Sigit usai mengikuti prosesi pemakaman.

Sigit mengungkapkan, pesan Eyang Meri kembali terdengar saat dirinya melayat ke rumah duka. Keluarga memutar rekaman suara Eyang Meri yang berisi pesan moral bagi institusi Polri.

Adsense

“Tadi malam, kami mendengarkan langsung suara beliau yang direkam oleh Mas Rama. Pesannya jelas, jadilah teladan dan mulailah dari diri sendiri. Ini tentu menjadi spirit bagi kami semua di keluarga besar Polri,” ujarnya.

Baca juga : Istri Hoegeng Meninggal, Kapolri Sampaikan Duka Mendalam

Menurut Sigit, pesan tersebut merupakan amanah sekaligus wasiat yang harus terus dijaga dan disebarluaskan oleh seluruh anggota Polri di mana pun bertugas.

“Setiap kali beliau menyampaikan pesan, selalu diakhiri dengan kalimat, ‘Tolong jaga dan titip institusi Polri’. Itu pesan yang sangat mendalam,” ucapnya.

Ia menegaskan, pesan Eyang Meri menjadi pengingat agar Polri ke depan terus meneladani nilai-nilai integritas, tanggung jawab, serta memberikan perlindungan dan pengayoman terbaik kepada masyarakat.

Baca juga : Prabowo Lantik 16 Pejabat Dewan Energi Nasional, Bahlil Jadi Ketua Harian

“Sebagaimana tugas pokok dan doktrin kami untuk menjaga tata tentrem kerta rahardja. Banyak hal yang kami kenang dari keluarga Hoegeng. Selamat jalan Eyang Meri, terima kasih atas warisan nilai-nilai luhur yang telah diberikan. Warisan almarhum Hoegeng Iman Santoso akan terus menjadi api semangat bagi keluarga besar Polri,” tutup Sigit.

Eyang Meri Hoegeng meninggal dalam usia 100 tahun, setelah menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Polri, Kramatjati, Jakarta Timur. Ia tutup usia pada Selasa (3/2/2026) pukul 13.25 WIB.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense