Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Keluarga besar Polri berduka. Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Meriyati Roeslani Hoegeng atau yang dikenal sebagai Merry Roeslani atau Eyang Meri, istri mendiang Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso.
“Atas nama pribadi, keluarga, serta seluruh keluarga besar Polri dan Bhayangkari, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Ibu Meriyati Roeslani Hoegeng,” ujar Kapolri dalam pernyataan resminya.
Kapolri menegaskan, Polri kehilangan sosok teladan. Menurutnya, Eyang Meri bukan sekadar saksi sejarah perjalanan institusi, tetapi juga pelita keteladanan yang menginspirasi generasi penerus Polri dan Bhayangkari untuk terus menjaga marwah institusi.
Baca juga : Sasar Kelas Menengah - Atas, HSBC Resmikan Wealth Center Surabaya
“Semasa hidupnya, beliau menjadi inspirasi nyata dalam menegakkan nilai integritas dan kesederhanaan,” kata Kapolri.
Meriyati Roeslani Hoegeng tutup usia di RS Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (3/2/2026). Sebelumnya, almarhumah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit tersebut hingga mengembuskan napas terakhir.
Meri Hoegeng lahir di Yogyakarta, Hindia Belanda, pada 23 Juni 1925. Ia merupakan putri dari dr. Mas Soemakno Martokoesoemo dan Jeanne Reyneke van Stuwe. Almarhumah juga diketahui sebagai keponakan Besar Martokoesomo, advokat pribumi pertama di Indonesia.
Baca juga : KBPP Polri PD Metro Jaya Dukung Sikap Kapolri Pertahankan Independensi Polri
Meri menikah dengan Jenderal Hoegeng pada 31 Oktober 1946 di Yogyakarta. Dari pernikahan itu, pasangan tersebut dikaruniai tiga orang anak, yakni Renny Soerjanti Hoegeng, Aditya Soetanto Hoegeng, dan Sri Pamujining Rahayu.
Kapolri turut mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhumah diterima di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, kesabaran, dan ketabahan.
Kepergian Eyang Meri menambah daftar kehilangan atas sosok-sosok penjaga nilai moral dan integritas yang selama ini menjadi inspirasi bagi Polri dan masyarakat luas.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya