BREAKING NEWS
 

KPK: OTT Pejabat Bea Cukai Terkait Kegiatan Importasi

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 4 Februari 2026 18:30 WIB
Foto: Oktavian/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan, Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di Jakarta dan Lampung, terkait dengan kegiatan importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Terkait dengan konstruksi perkaranya, yaitu berkaitan dengan kegiatan importasi yang dilakukan oleh pihak swasta. KPK menduga adanya tindak pidana korupsi,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (4/2/2026).

Baca juga : OTT KPK di Banjarmasin Terkait Restitusi Pajak

“Terkait dengan beberapa barang yang masuk ke Indonesia. Detailnya barang apa saja, nanti akan kami update,” imbuhnya. Dalam OTT ini, KPK mengamankan beberapa pihak di Kantor Pusat DJBC Kemenkeu, di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Rawamangun, Jakarta Timur. “Tim mengamankan sejumlah pihak, khususnya di Kantor Pusat Bea Cukai,” tuturnya.

Adsense

Selain di Jakarta, tim juga bergerak ke Lampung. Di sana, mereka mengamankan mantan Direktur Penyidikan dan Penindakan (P2) DJBC Kemenkeu.

Baca juga : KPK Panggil Eks Menag Yaqut Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

“Mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan, itu diamankan di wilayah Lampung,” tuturnya.

Budi mengungkapkan, beberapa pihak sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK dan tengah menjalani pemeriksaan intensif.

Baca juga : Misbakhun: Reformasi Bea Cukai Jangan Sekadar Rotasi Jabatan

“Beberapa pihak lain masih dalam perjalanan untuk dibawa ke Gedung Merah Putih KPK,” tandas Budi.

KPK punya waktu 1x24 jam untuk menentukan status para pihak yang diamankan dalam operasi senyap tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense