Dark/Light Mode

APHI Dukung Perbaikan Tata Kelola Hutan

Jumat, 23 Januari 2026 17:31 WIB
Ilustrasi. (Dok. Ist)
Ilustrasi. (Dok. Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah dalam memperbaiki tata kelola kehutanan nasional, termasuk penataan perizinan usaha pemanfaatan hutan.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia Purwadi Soeprihanto mengatakan, upaya pembenahan tata kelola hutan merupakan langkah penting untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus memastikan kepastian usaha di sektor kehutanan.

Baca juga : KNPI Dukung Presiden Prabowo Gabung Dewan Perdamaian Palestina

Namun demikian, Purwadi menekankan bahwa kebijakan penertiban dan pencabutan izin perlu dilakukan secara terukur, objektif, dan komprehensif. Menurutnya, bencana hidrometeorologi yang terjadi di Sumatera tidak bisa dilihat sebagai akibat dari satu faktor tunggal.

“Curah hujan ekstrem akibat siklon tropis, karakteristik daerah aliran sungai dengan topografi hulu yang curam, dinamika iklim, serta perubahan tutupan lahan di areal penggunaan lain juga berkontribusi terhadap banjir,” ujar Purwadi di Jakarta, Kamis (23/1).

Baca juga : Pelindo Dukung Kelancaran Distribusi Bantuan ke Aceh dan Sumut

APHI menilai, pendekatan yang seimbang diperlukan agar tujuan perbaikan tata kelola tetap tercapai tanpa menimbulkan dampak sosial-ekonomi yang luas. Pencabutan izin, kata Purwadi, bukan hanya berdampak pada perusahaan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan hidup ribuan pekerja dan masyarakat sekitar kawasan hutan.

Selain itu, keberlanjutan rantai pasok industri kehutanan juga perlu menjadi perhatian. Pasalnya, industri hasil hutan nasional masih sangat bergantung pada pasokan bahan baku kayu dari dalam negeri. Gangguan di sektor hulu dikhawatirkan akan berdampak pada industri hilir, ekspor, serta daya saing produk kehutanan Indonesia.

Baca juga : Netanyahu Masuk Dewan Perdamaian Trump, Macron Menolak, Putin Wait And See

APHI pun menyatakan akan terus menjalin komunikasi dan konsultasi dengan pemerintah guna mencari solusi terbaik. “Sejalan dengan itu, APHI juga mendorong anggotanya untuk menerapkan praktik pengelolaan hutan yang baik dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” kata Purwadi.

Dengan pendekatan yang terukur dan kolaboratif, APHI berharap perbaikan tata kelola hutan dapat berjalan efektif, berkelanjutan, dan tetap menjaga ketahanan sosial-ekonomi di daerah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.