BREAKING NEWS
 

Kader Gerindra Ajak Masyarakat, Perbanyak Literasi Kebangsaan

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : ABDUL SHOMAD
Selasa, 10 Februari 2026 06:40 WIB
Politikus Partai Gerindra, Novita Wijayanti. (Foto: Dok. Gerindra)

RM.id  Rakyat Merdeka - Politikus Partai Gerindra, Novita Wijayanti mengajak masyarakat untuk bersikap bijak dalam menyikapi informasi, tidak mudah terprovokasi isu yang memecah belah, dan terus mengamalkan nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari. Dia menegaskan, persatuan bangsa harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat.

“Kunci menjaga persatuan adalah literasi kebangsaan dan sikap dewasa dalam menyikapi perbedaan,” kata Novita melalui keterangan tertulis kepada Rakyat Merdeka, Senin (9/2/2026). 

Ketua Umum Perempuan Indonesia Raya (PIRA) ini mengingatkan masyarakat tentang pentingnya penerapan Pancasila dalam menjaga kerukunan di lingkungan desa, peran masyarakat dalam menjalankan hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta upaya menjaga persatuan NKRI di era teknologi informasi. 

Baca juga : Komisi III DPR Yakin Polri Akan Semakin Reformis

"Hal tersebut saya sampai dalam acara sosialisasi empat pilar berbangsa dan bernegara," katanya. Acara tersebut dilaksanakan di Aula Desa Jeruklegi Wetan, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (8/2/2026). 

Novita menegaskan, empat pilar berbangsa dan bernegara merupakan dasar dan pedoman utama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Keempat pilar tersebut, kata dia, menjadi landasan penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, sekaligus mewujudkan kehidupan bernegara yang berlandaskan nilainilai kebangsaan. 

Adsense

“Karena itu, sosialisasi Empat Pilar harus dilakukan secara berkelanjutan agar tetap menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. 

Baca juga : InJourney Airports Siap Pangkas Biaya Bandara

Di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang semakin kompleks, kata Novita, pemahaman dan pengamalan nilai-nilai kebangsaan menghadapi berbagai tantangan. Pancasila, kata dia, sebagai dasar dan ideologi negara mengandung nilai-nilai fundamental untuk dijadikan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. 

"Sedangkan UUD NRI Tahun 1945 sebagai hukum dasar negara yang mengatur penyelenggaraan negara serta hak dan kewajiban warga negara," jelasnya. 

Novita mengatakan, pemahaman terhadap UUD 1945 penting agar masyarakat mampu menjalankan hak dan kewajiban secara seimbang, menaati hukum, serta menjaga ketertiban dalam kehidupan bernegara. Sedangkan NKRI, kata dia, merupakan bentuk negara yang final dan tidak dapat diubah. 

Baca juga : NTB Jadi Pusat Produksi Bawang Putih Nasional

"Adapun Bhinneka Tunggal Ika menjadi prinsip dasar yang menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia," tandasnya. 

Secara umum, kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan kondusif. Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Desa Jeruklegi Wetan memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap empat pilar berbangsa dan bernegara serta mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense