BREAKING NEWS
 

Gelar Rapat Konsolidasi Perdana

Gerakan Srikandi Indonesia Siap Orbitkan Pemimpin Perempuan

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : FAQIH MUBAROK
Kamis, 12 Februari 2026 16:14 WIB
Rapat konsolidasi Gerakan Srikandi Indonesia, di Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026). Foto: Haikal Amirullah/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Gerakan Srikandi Indonesia menggelar rapat konsolidasi perdana pasca-kongres sebagai langkah awal menata arah organisasi ke depan.

Rapat ini menjadi momentum penyusunan kepengurusan lengkap hingga pembentukan bidang-bidang kerja, sekaligus penegasan komitmen GSI untuk melahirkan pemimpin perempuan yang berintegritas, berdaya guna, mandiri dan bermartabat untuk bangsa.

Ketua Umum Gerakan Srikandi Indonesia Dewie Yasin Limpo mengatakan, rapat perdana tersebut difokuskan pada percepatan pembentukan struktur organisasi, mulai dari penetapan pengurus inti, wakil bidang, hingga anggota pada masing-masing bidang. Langkah ini dilakukan agar roda organisasi dapat segera berjalan efektif.

“Ini rapat perdana setelah kongres. Kita menyusun seluruh kepengurusan sampai ke bidang-bidang dan anggota bidang, sekaligus mempercepat perencanaan program, termasuk program yang akan berjalan di bulan puasa,” ujar Dewie usai rapat konsolidasi Gerakan Srikandi Indonesia, di Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026).

Dalam rapat tersebut, Dewie menekankan pentingnya keberanian bagi para pengurus Gerakan Srikandi Indonesia untuk tampil berbeda dibandingkan organisasi lainnya. Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah penetapan Peraturan Organisasi (PO) yang wajib dipatuhi seluruh pengurus dan anggota.

Baca juga : Menteri PKP Apresiasi Peran BRI Terhadap Keberhasilan Program Perumahan Rakyat

Selain itu, seluruh pengurus diwajibkan menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen moral dan etika.

Menurut Dewie, pakta integritas ini menjadi fondasi penting dalam mencetak pemimpin maupun pengusaha perempuan yang jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas.

“Tujuan kami jelas, organisasi ini harus mampu melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa yang berintegritas, yang mampu mengangkat martabat dan kemandirian kaum perempuan,” tegasnya.

Dewie menambahkan, Gerakan Srikandi Indonesia ini juga menjadi ruang bagi para anggotanya untuk mengembangkan karier sesuai minat dan bakat masing-masing.

Adsense

Penempatan pengurus dilakukan secara selektif dengan prinsip right person at the right place, agar setiap individu dapat berkontribusi secara optimal.

Baca juga : Moody’s Pertahankan Rating Baa2, Ekonomi Indonesia Tetap Kuat & Tahan Banting

“Yang minat politik kita salurkan di bidang politik, yang senang kegiatan sosial dan budaya kita tempatkan di sana. Semuanya sesuai keinginan dan bakatnya,” jelas Dewie.

Sebagai bentuk keseriusan menjaga marwah organisasi, Gerakan Srikandi Indonesia juga menetapkan mekanisme evaluasi kinerja pengurus setiap enam bulan. Pengurus yang tidak aktif akan dievaluasi dan dapat dilakukan perombakan kepengurusan, tanpa menghilangkan status keanggotaan.

“Kalau setelah enam bulan tidak aktif, terpaksa kita lakukan reshuffle. Bukan menurunkan sebagai anggota, tapi kita tarik dari kepengurusan karena sudah diberi kesempatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dewie juga bersyukur dalam waktu yang relatif singkat, Gerakan Srikandi Indonesia ini mendapat respons luas dari berbagai kalangan. Dewie mengungkapkan, minat bergabung datang dari politisi, pengusaha, rohaniawan, aktivis, hingga tokoh lintas agama. Bahkan, pihaknya merekrut 30 persen kader dari kalangan milenial.

“Ini organisasi yang merekrut 30 persen milenial. Mereka justru memberi banyak motivasi dan energi,” kata Dewie.

Baca juga : Industri Berbasis Sains Penopang Pertumbuhan

Dewie mengungkapkan sejumlah daerah telah menyatakan kesiapan membentuk kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD), di antaranya DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Dia pun bersyukur percepatan konsolidasi ini berjalan lancer mulai dari kesiapan identitas organisasi, logo, mars, pataka, hingga atribut organisasi berhasil diselesaikan dalam waktu singkat.

“Alhamdulillah, semua diberi kemudahan. Yang seharusnya butuh waktu lama, bisa selesai dalam 1x24 jam. Ini semua berkat dukungan dan kerja bersama,” ungkap Dewie.

Dewie berharap Gerakan Srikandi Indonesia ini dapat terus diberi kelancaran dan keberkahan, serta mampu menjadi organisasi yang berdaya guna bagi perempuan muda Indonesia yang mandiri, berintegritas, dan bermartabat sesuai visi dan misi organisasi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense