RM.id Rakyat Merdeka - Di Indonesia, perjalanan segelas susu tak pernah sederhana. Dari kandang sapi perah di dataran tinggi hingga meja belajar anak-anak di pulau terluar, jaraknya bukan hanya kilometer—tetapi juga soal suhu, waktu, dan infrastruktur.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuat kebutuhan distribusi susu melonjak drastis. Tantangannya jelas: bagaimana memastikan kualitas nutrisi tetap utuh tanpa selalu bergantung pada cold chain?
Baca juga : Susu MBG di Negeri Kepulauan: Antara Pasokan, Mesin, dan Kemasan
Dalam diskusi publik pertengahan Februari ini, Dewan Pakar Bidang Susu Badan Gizi Nasional, Prof. Dr. Ir. Epi Taufik, menegaskan, susu adalah komponen penting dalam intervensi gizi nasional. “Susu mengandung protein hewani berkualitas tinggi dan mikronutrien esensial. Tantangan kita bukan hanya produksi, tetapi menjaga mutu hingga dikonsumsi,” ujarnya, seperti dikutip ANTARA (12/2/2026).
Dari sisi industri, Direktur Eksekutif Asosiasi Industri Pengolahan Susu (AIPS) Sony Effendhi mengatakan kebutuhan MBG mendorong modernisasi sektor hilir. “Industri siap meningkatkan kapasitas, tetapi distribusi ke wilayah kepulauan memerlukan dukungan teknologi pengolahan dan pengemasan yang tepat,” katanya, dalam wawancara Kontan (18/2026).
Baca juga : Senangnya Jean Mota Jalani Debut di Persija
Di sinilah teknologi aseptic packaging menjadi krusial. Metode ini memungkinkan susu diproses dan dikemas dalam kondisi steril sehingga tahan disimpan tanpa bahan pengawet dan tanpa pendingin.
Direktur Eksekutif Indonesian Packaging Federation (IPF) Henky Wibawa menyebut kemasan bukan lagi sekadar pembungkus. “Kemasan adalah bagian dari sistem keamanan pangan. Tanpa teknologi yang tepat, distribusi nasional akan timpang,” ujarnya dalam seminar kemasan pangan di Jakarta (Bisnis Indonesia, 21/2/2026).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.