Dark/Light Mode

Islam Di Negeri Serantau

Jumat, 12 Desember 2025 05:47 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Islam di Asia Tenggara, yang sering disebut sebagai negeri serantau, merupakan sebuah kekuatan tersendiri. Bayangkan, populasi penduduk Muslim di kawasan ini—Brunei Darussalam, Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Thailand Selatan—mencapai 273.438.000 jiwa (data tahun 2024). Ini berarti 13,3 persen dari seluruh Muslim dunia berada di Asia Tenggara.

Dari jumlah tersebut, Muslim Indonesia mencapai 244,7 juta dari total populasi 281,3 juta (sekitar 87 persen). Dengan demikian, 89,5 persen Muslim Asia Tenggara berada di Indonesia. Tentu saja ini bukan jumlah yang kecil, apalagi jumlah tersebut terkonsentrasi dalam satu wilayah geografis yang potensial dan strategis, dengan tingkat stabilitas politik dan ekonomi yang relatif tinggi dibandingkan dunia Islam lainnya, khususnya di kawasan Timur Tengah.

Baca juga : Harapan Dunia terhadap Indonesia: China

Negeri serantau memiliki kesamaan yang sangat mendasar. Di antaranya, sama-sama merupakan negeri Melayu yang hidup dalam gugusan kepulauan Nusantara. Latar belakang budaya dan bahasanya relatif serupa, ditambah pengalaman historis yang sama dalam merasakan pahit getirnya penjajahan Barat. Warna kulit, corak hidup, dan pola kehidupannya pun memiliki kedekatan yang kuat.

Islam di negeri serantau juga memiliki keunikan tersendiri. Selain mayoritas penganutnya beraliran Sunni, sekitar 80 persen, mayoritas Muslim di kawasan ini juga bermazhab Syafi’i.

Baca juga : Harapan Dunia terhadap Indonesia: Singapura

Karena itu, cara pandang dan corak fikih antarnegara Muslim di kawasan ini relatif sama. Hal ini membuat kedekatan umat Muslim serantau semakin kuat.

Tidak mengherankan apabila fatwa di satu negara sering kali diakomodasi atau diakui di negara lain. Contohnya dalam hal penjaminan produk halal, negeri-negeri serantau memiliki acuan yang relatif seragam sebagai komunitas Sunni bermazhab Syafi’i.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.