BREAKING NEWS
 

Presiden Perintah Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Minggu, 15 Maret 2026 15:36 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: Bakom RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto memberikan perintah langsung kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas penyerangan terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus.

“Saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk melaksanakan pengusutan tuntas secara profesional, transparan, dan tentunya langkah-langkah yang kita lakukan tetap mengedepankan scientific crime investigation,” kata Kapolri, dalam konferensi pers, Minggu (15/3/2026).

Scientific crime investigation atau penyidikan berbasis ilmiah adalah metode penyidikan tindak pidana yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan teknologi forensik untuk mencari kebenaran objektif. Metode ini mengutamakan bukti fisik dan analisis ahli (laboratorium forensik, DNA, digital, kedokteran) dibandingkan sekadar keterangan saksi atau tersangka.

Baca juga : Gema Bangsa Minta Aparat Usut Tuntas Kasus Teror Aktivis HAM

Saat ini, Polri sedang mengumpulkan sejumlah informasi. Semua informasi tengah didalami satu per satu.

Adsense

Polri juga akan membuat Posko Pengaduan agar masyarakat yang memiliki informasi bisa memberikan laporan langsung. “Nanti akan kita bimbing. Yang jelas seluruh informasi yang diberikan oleh masyarakat, kita akan memberikan jaminan perlindungan,” kata Kapolri.

Jajaran Polri akan terus bekerja dan secara rutin akan menginformasikan setiap perkembangan yang terjadi di lapangan. “Karena memang ini menjadi perhatian serius dari Bapak Presiden,” kata dia.

Baca juga : Wayan Sudirta Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Sebelumnya, Polri juga tengah memeriksa saksi-saksi hingga rekaman kamera pengawas (CCTV). Langkah ini dilakukan agar pelaku bisa segera terungkap.

"Pengumpulan berbagai alat bukti digital, dalam hal ini termasuk CCTV, yang kemudian sedang dalam proses untuk analisis lebih lanjut. Harapannya dapat teridentifikasi segera, ya," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir di Jakarta, Jumat (13/5/2026).

Dia mengatakan, sudah ada dua saksi yang diwawancarai. Eddizon memastikan pengusutan akan terus dilakukan.

Baca juga : Komisi III Desak Usut Tuntas Kasus Teror Air Keras Aktivis HAM

Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal pada Kamis (12/3/2026) malam, di Jakarta Pusat. Akibat serangan ini, Andrie mengalami luka bakar pada sekitar 24 persen bagian tubuhnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense