RM.id Rakyat Merdeka - Perebutan Kursi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) kian panas jelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda). Ada yang rajin konsolidasi, ada yang minta Musda ditunda.
Ketua Harian Golkar Parepare Kaharuddin Kadir mengatakan, salah satu bakal calon Ketua DPD Golkar Sulsel periode 2026-2031, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) kian gencar melakukan konsolidasi jelang pelaksanaan Musda. lAS mengundang seluruh DPD II atau pengurus Golkar tingkat kabupaten dan kota se-Provinsi Sulsel, untuk melakukan pertemuan di kediamannya, di Makassar, Sulsel, Jumat (24/4/2026) malam.
“Kami telah menerima undangan dari IAS. Itu undangan ke semua (DPD II). Namanya diundang, ya kita hadir. Tapi, itu bukan berarti dukungan resmi,” ujar Kadir, dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026).
Kadir mendapat informasi bahwa IAS telah mendapat dukungan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), untuk maju sebagai calon Ketua DPD Golkar Sulsel. Namun, Kadir belum melakukan konfirmasi atas kebenaran isu tersebut.
“Itu informasi yang sampai kepada kami, yang mendapat restu dari DPP Pak Ilham,” imbuhnya.
Baca juga : 63 % Penikmat Pertalite Ternyata Orang Mampu
Sementara, Ketua DPD Golkar Bantaeng Liestiaty F Nurdin memastikan, dirinya atau perwakilannya tak akan menghadiri agenda silaturahmi di kediaman IAS. Pasalnya, Golkar Bantaeng telah menyatakan dukungan kepada bakal calon lainnya, yakni Munafri Arifuddin alias Appi.
“Maaf, saya tidak hadir karena sudah memberikan rekomendasi dukungan ke Pak Appi,” ujarnya.
Lies menjelaskan, keputusan dukungan DPD Golkar Bantaeng untuk Appi bukan sikap personal. Dukungan yang diberikan kepada Wali Kota Makassar itu dihasilkan lewat rapat formal pengurus DPD Golkar Bantaeng.
“Hasil sidang pleno Golkar Kabupaten Bantaeng meminta dan memutuskan mendukung Pak Appi untuk maju sebagai calon Ketua Golkar Provinsi Sulawesi Selatan, bukan saya,” tegasnya.
Senada, Ketua DPD Golkar Tana Toraja Victor Datuan Batara mengaku telah menerima undangan IAS. Namun, dia tak akan hadir dalam pertemuan tersebut.
Baca juga : Revisi UU Pemilu, NasDem Usul Threshold Berlaku Hingga DPRD
“Tidak sempat. Karena (harinya) bersamaan dengan acara kawinan anak dari Ketua DPRD Tana Toraja,” kata Victor. Dalam perkembangannya, pertemuan yang digagas IAS ini mendadak ditunda.
Dalam suratnya kepada para Ketua DPD II dan Organisasi Pendiri Golkar, IAS mengaku menunda agenda tersebut lantaran harus bertolak ke Jakarta untuk urusan mendesak.
“Dengan sangat menyesal kami tunda. Ada urusan penting di Jakarta yang tidak dapat diwakilkan,” tulis IAS dalam pemberitahuan resminya.
Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Sulsel, Muhidin Mohamad Said menyampaikan, pihaknya sudah mengusulkan jadwal pelaksanaan Musda Golkar Sulsel kepada DPP. Pihaknya meminta Musda digelar akhir bulan ini.
“Kami sudah meminta waktu, saya sudah beritahu Pak Sekretaris, menyusun panitianya. Sulsel sudah siap melaksanakan Musda. Kami minta secepatnya bulan ini,” ujarnya.
Baca juga : Ekspansi Kredit, BTN Tak Salurkan Dividen
Lebih lanjut, dia meminta para kader Golkar Sulsel menjaga soliditas dan kekompakan menghadapi pelaksanaan Musda. Dengan begitu, Musda mampu melahirkan pemimpin yang kompak, bersatu dengan yang lain, dan membesarkan Golkar Sulsel.
“Siapapun yang terpilih nanti, harus kompak dan saling memberi dukungan. Soal dukungan, ditanyakan ke DPD II,” tandasnya. [KAL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.