BREAKING NEWS
 

May Day 2026, Simbol Kedekatan Pemerintah-Buruh Di Era Prabowo

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : FAQIH MUBAROK
Sabtu, 2 Mei 2026 17:34 WIB
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta Setyoko. Foto: Gerindra

RM.id  Rakyat Merdeka - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas) menjadi momentum penting bagi konsolidasi besar kaum pekerja.

Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di tengah lautan buruh dinilai sebagai simbol kuat kedekatan pemerintah dengan pekerja.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta Setyoko menilai kepemimpinan Prabowo telah membuka ruang baru bagi persatuan buruh. “Prabowo benar-benar presidennya kaum buruh,” ujar Setyoko, di Jakarta, Sabtu (2/5/2026).

Menurut dia, May Day 2026 menjadi bukti bahwa seluruh elemen buruh dapat bersatu dalam suasana yang lebih kondusif. Bahkan, dia menyebut Indonesia termasuk negara yang merayakan Hari Buruh bersama Pemerintah.

Baca juga : Makkah Sambut Kedatangan Perdana Jemaah Haji Indonesia

“Seluruh organisasi buruh hadir bersama merayakan May Day. Ini momentum persatuan pekerja di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo,” katanya.

Setyoko menambahkan, kehadiran Presiden bukan sekadar simbol, tetapi juga menunjukkan komitmen nyata Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja. Sejumlah kebijakan pro-buruh pun disoroti.

Di antaranya pengesahan Undang-Undang Pekerja Rumah Tangga (PRT), pemberian bonus hari raya bagi pengemudi ojek online, serta perlindungan awak kapal perikanan melalui regulasi Pemerintah.

Adsense

Dia menilai langkah tersebut sebagai bukti keberpihakan pemerintah terhadap buruh. “Ini bukti Pemerintah bekerja untuk mensejahterakan pekerja demi Indonesia yang lebih maju,” tegasnya.

Baca juga : May Day 2026, ASPEK Desak Reformasi Total UU Ketenagakerjaan

Meski demikian, Setyoko mengingatkan masih ada pekerjaan rumah yang ditunggu realisasinya, terutama terkait kebijakan potongan tarif aplikator bagi pengemudi ojek online.

“Yang ditunggu adalah implementasi aturan potongan di bawah 10 persen untuk rekan-rekan ojol,” ujarnya.

Sontak, legialator Gerindra itu mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan sebagai fondasi pembangunan nasional.

“Buruh bersatu, nelayan bersatu, petani bersatu, rakyat bersatu. Indonesia maju pasti segera terwujud,” pungkasnya.

Baca juga : May Day 2026 Dihadiri 400 Ribu Buruh, Presiden Prabowo Siapkan Kejutan

Diketahui, ratusan ribu buruh memadati kawasan Monas sejak pagi, pada 1 Mei 2026. Kehadiran kepala negara di tengah massa buruh menciptakan suasana berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Momentum ini juga membuka ruang dialog langsung antara pemerintah dan pekerja. Tak sekadar seremoni, peringatan May Day kali ini berlangsung kondusif.

Buruh tidak lagi berhadap-hadapan dengan aparat, melainkan menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah. Bahkan, Presiden Prabowo mendengarkan berbagai tuntutan pekerja yang disampaikan dalam forum terbuka.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense